Jumat, 25 November 2011

Happy Trenggono

Biografi H. Ir. Heppy Trenggono

Heppy Trenggono adalah founder dan CEO United Balimuda Group yang bergerak di bidang perkebunan sawit, industri makanan dan alat-alat berat. Perkebunan kelapa sawitnya berada di Kalimantan dan Sumatera hingga kini sebanyak 4 perkebunan dengan total luas 51.000 ha. Pemilik brand heppyfood, memproduksi berbagai makanan dan minuman. Produknya yang populer di pasar antara lain adalah makanan instant merk “POTAYO”. Ia adalah pendiri sekaligus presiden IIBF (Indonesian Islamic Business Forum), sebuah gerakan yang memiliki semangat “membangkitkan umat agar tumbuh menjadi pengusaha – pengusaha Pintar!”

Location         :Jakarta, Indonesia, Indonesia

Interests         :Heppy Trenggono, Bagi saya, bisnis adalah cara untuk membuktikan tujuan hidup kita.

Occupation     :Founder and CEO UNITED BALIMUDA Group, Perkebunan Kelapa Sawit 1. PT. Sinergi Agro Industry,Desa Sa


HEPPY TRENGGONO lahir dan menghabiskan masa remajanya di Pekalongan, Jawa Tengah. Ia datang dari keluarga Pegawai Negeri Sipil ( PNS ). Ayahnya berkarier di dunia pendidikan, sementara ibunya seorang pedagang dan meninggal saat Heppy berumur tujuh tahun. Sebelum ditinggal oleh ibunya pada usia 7 tahun, Heppy sering membantu ibunya berjualan di toko maupun di pasar. Sejak kecil Heppy memang suka berdagang. Sepeninggal ibunya, Heppy tidak tinggal bersama ayahnya karena ayahnya menikah lagi.

Sebenarnya, sebelum ibundanya wafat, Heppy bisa dibilang hidup berkecukupan. Namun, setelah ibunya wafat, keadaan hidupnya turun drastis, “ kasarnya, saya nggak ada yang ngurusin dan sengsara “. Heppy teringat, waktu masih SD. Dirinya sempat pergi ke kebun peninggalan ibunya untuk memanen singkong. Pernah suatu saat ia dilecehkan oleh seorang teman yang melihat Heppy sedang melakukan “pekerjaan” kasar ketika ia bersama seorang temannya memanen singkong di kebun ibunya dan memikulnya. Temannya berkata. “ Ngapain kamu Heppy sekarang kok mikul – mikul singkong gitu. Kalau aku nggak maulah. Kasihan deh kamu”. Saya sangat malu ketika diejek seperti itu. Tapi dari situ saya sadar bahwa hidup saya memang sudah berubah.Waktu itu saya bener – bener mejadi orang yan sengsara,. Nggak pernah ketemu ibu dan bapak dan sekolahpun nggak ada yg membiayai.
Lulus dari SMA 1 pekalongan tahun 1987 dan setelah berhenti kuliah pada semester pertama di UPN Jogja lalu gagal melanjutkan kuliah gratis di Jerman, pada tahun 1989 Heppy mencoba melamar pekerjaan ke berbagai perusahaan. Salah satu perusahaan yang dikirimi lamaran adalah PT United Tractor (UT ), perusahaan yang bergerak di bidang penjualan berbagai jenis alat berat ( heavy equipment) seperti bulldozer, excavator, farm tractor,dll. Yang merupakan anak usaha Astra Grup. Ternyata ia diterima bekerja di UT , tepatnya di Divisi Service menangani bagian EDP (Electronic Data Processing). Kalau sekarang lebih dikenal sebagai TI, pekerjaannya tak jauh dari mengurus hal – hal yang terkait dengan komputer dan teknologi informasi.

Sewaktu bekerja di UT, Heppy terus ingin mengembangkan diri. Tak heran ia lalu memilih kuliah sambil bekerja. Waktu itu, sembari bekerja di UT, ia lalu mengambil kuliah jurusan Management Informatika di Universitas Gunadarma. Jadi, ia kuliah dengan biaya sendiri dengan uang dari gajinya kerja di UT. “ Tapi oleh UT, saya juga diikutkan pada pendidikan di Astra System Analyst Program. Ini adalah program yang diselenggarakan Astra untuk mencetak system analyst yang bekerja di lingkungan Grup Astra.

Naluri bisnis Heppy mulai bersemi sejak ia masih berstatus mahasiswa. Seja
k semester dua di Universitas Gunadarma, Heppy mulai tertarik untuk coba – coba memiliki usaha sendiri. Bidang usaha yang digarap tak jauh dari bidang IT yang sedang digelutinya. Dalam hal ini ia menawarkan jasa pengembangan system ( system development ). Misalnya, sistem administrasi produksi, sistem analisis pelumas terintegrasi, dsb., untuk perusahaan – perusahaan ( pelanggannya termasuk perusahaan asing ), juga ada sistem administrasi akademis untuk kalangan perguruan tinggi.

Saya sangat terkesan dengan pengalaman saya kuliah sambil bekerja. Waktu itu, saya menawarkan jasa saya untuk membangun system TI di berbagai peerusahaan termasuk perusahaan asing, BUMN dan berbagai perguruan tinggi swasta. Saya biasa melakukan presentasi di hadapan para doctor dan dosen pengelola berbagai perguruan tinggi di Jakarta. Saya merasa bangga karena masih berstatus mahasiswa namun saya sudah bisa memberikan presentasi di depan mereka dan semuanya menyimak saya. Padahal, saya melakukan presentasi sendirian. Apalagi, saya juga dapat uang banyak dari usaha kecil – kecilan ini.
Praktis waktu itu Heppy merangkap tiga aktivitas, yakni kuliah, bekerja di UT sebagai pekerjaan utamanya, dan usaha sambilan. Ketika itu Heppy biasa bangun jam 02.30 pagi untuk menggarap pekerjaan system TI yang akan di-install ( dipasang ) di perusahaan atau perguruan tinggi kiennya, dan pagi harinya ia bekerja. “ Secara fisik mungkin capek, namun saya sangat menikmatinya”.

Ir. H. Heppy Trenggono, M.Kom adalah Founder dan CEO United Balimuda Group. Sebuah kelompok usaha multinasional yang bergerak di plantation dan consumer good. Selain merintis usaha mulai dari nol sejak duduk di bangku kuliah. Sempat juga berkarier di beberapa perusahaan besar hingga menduduki posisi puncak sebagai Direktur di A. Latief Corporation (sekarang TVone). Namun jiwa entrepreneurnya memaksanya meninggalkan dunia mapan untuk membangun usaha sendiri. Sempat jatuh dalam lilitan hutang sebesar Rp. 62 miliar. Namun mampu bangkit dalam waktu dua tahun dan kembali membangun bisnisnya senilai 2,5 Triliyun tanpa hutang sama sekali. Belajar bisnis dengan banyak guru di dalam dan luar negeri.
Ir. H. Heppy Trenggono, M.Kom juga memiliki profit lainnya :
- Pemilik 51.000 Ha perkebunan sawit di Kalimantan dan Sumatra dari 300.000 Ha yang ditargetkan.
- Penerima anugerah 50 Entreprise Award tahun 2005 oleh majalah SWA dan Accenture
- “10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis dari Nol” by Jurnalis senior Sudarmadi terbitan Gramedia.
- Penulis buku “Menjadi Bangsa Pintar” terbitan Republika.
- Penulis buku “Membangun Kekayaan Tanpa Riba”
POTAYO
Merupakan makanan siap saji berbahan baku kentang, makanan sehat untuk diet dan diabet (healthy food for diet and diabet). Pertama di Indonesia, bubur kentang instan makanan pengganti nasi. Dengan bendera PT. BALIMUDA FOOD dimana perusahaan ini sedang dalam tahap mengembangkan, memproduksi dan memasarkan bubur kentang di bawah merk dagang Heppy Food yakni Potayo. Pabrik bubur kentang ini terletak di Kawasan Industri Taman Tekno Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang. Sedangkan alamat PT. BALIMUDA FOOD yakni di Balimuda Center Jl. Mampang Prapatan XIV No. 99, 1279, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Indonesia

IIBF
Pak Heppy selain berbisnis juga menjadi Presiden IIBF. Indonesian Islamic Business Forum adalah sebuah organisasi yang membina para pengusaha dengan visi “Mencetak satu juta pengusaha Indonesia yang kuat tahun 2020”. Kini IIBF memiliki berbagai program – program guna menunjang visi yang ingin di capainya plus event – event yang mendukungnya. Diantara program yang disuguhkan adalah Business Forum, Forum Dakwah Entrepreneurship, IIBF Business Coaching, Workshop and Camp. Untuk lebih jelas dan detailnya bisa di lihat (www.iibf-indonesia.com)
OME
One Mont Entrepreneurs adalah sebuah program yang didesain untuk mencetak generasi unggul yang mampu membangun kekuatan ekonomi usaha. Peserta yang terpilih untuk mengikuti program ini akan dibimbing, dilatih dan dibekali dengan berbagai keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur. Dalam satu bulan para peserta tersebut akan dibimbing untuk melakukan usaha yang sesungguhnya dan menghasilkan uang dari usahanya.
Program ini mendesain para peserta untuk mendapatkan :
1. Pelatihan “Entrepreneurial Training”
a. Bagaimana mengelola dan menggerakkan team yang solid
b. Bagaimana membuat dan mengelola cashflow
c. Bagaimana melakukan pemasaran dan penjualan yang efektif untuk mencapai target dan mencetak profit
d. Bagaimana mengelola keuangan, menyusun dan memahami laporan keuangan dan pengambilan keputusan
e. Bagaimana melakukan transaksi, mengelola inventory dan logistic
f. Bagaimana cara mendapatkan modal
2. Mendapatkan pengalaman nyata menjalankan perusahaan
3. Berpeluang untuk meraih IIBF Next Generation Award




Pernah Gagal
Kebangkrutan bisnis alat berat yang menyisakan utang Rp 62 miliar justru menjadi titik balik kebangkitan Heppy Trenggono merintis bisnis baru dengan 12 perusahaan dan 3.000 karyawan. Bagaimana bisa?
Dulu, tiap hari selalu tampak sejumlah lelaki berbadan tegap hilir mudik di kantor PT Balimuda Persada. Wajah-wajah garang itu datang silih berganti ke lokasi perusahaan milik Heppy Trenggono itu beroperasi. Mereka adalah para debt collector yang menagih utang perusahaan alat berat tersebut senilai Rp 62 miliar. “Itu kejadian sekitar enam tahun silam. Jumlah utang saya melebihi aset perusahaan,” ujar Heppy tentang masa sulitnya tahun 2005. Kini, Heppy adalah bos Grup Balimuda yang membawahkan 12 anak perusahaan dengan 3.000 pegawai.
Diakui Heppy, kegagalannya saat itu berawal dari ambisi ingin kelihatan sukses. Untuk mencapai mimpinya, pria kelahiran 20 April 1967 ini nekat melakukan sesuatu di luar kemampuan: ekspansi besar-besaran tanpa kalkulasi bisnis dan prospeknya. Keberanian ini dipicu oleh kondisi bisnis Balimuda yang berkembang terlalu cepat dibandingkan rata-rata perusahaan lain. Pihaknya berani menyanggupi pekerjaan yang nyatanya tidak mampu digarap dan nilai proyeknya melampaui kapasitas finansial perusahaan.
Cepat membesar, cepat terkapar. Kalimat itu cocok menggambarkan betapa rentannya bisnis Balimuda yang dibesut Heppy pada 2002. Dia terpincut terjun ke bisnis alat berat lantaran ingin mengikuti jejak sang kakak yang lebih dulu sukses. Maka, sembilan tahun lalu Heppy yang kala itu masih menjabat Direktur Teknik Lativi mengibarkan bendera PT Balimuda Persada. Baginya, dunia alat berat bukan hal asing. Apalagi, dia pernah bekerja sebagaiProgrammer Analyst di PT United Tractors selama lima tahun. Dengan pengalamannya itulah, dia berani memutuskan bekerja sambil berwirausaha.
Mula-mula Balimuda menangani proyek pembukaan lahan (land clearing) perkebunan sawit, yaitu menjadi subkontraktor beberapa perusahaan, seperti Pradiksi dari Malaysia. Adapun proyek pertama bukan-subkontraktor adalah proyek dari Gudang Garam yang ingin membuka lahan di Kalimantan Timur pada akhir 2002. Proyek itu didapat dengan susah payah. Kebetulan, intuisi bisnis Heppy tajam, sehingga dia mampu mencium peluang dari perusahaan rokok itu yang hendak buka lahan sawit. Dia pun jemput bola dengan mendatangi kantor Gudang Garam dari pagi hingga sore.
Untuk menjalankan proyek Balimuda kala itu, tidak dibutuhkan dana besar. Dia hanya memutar uang untuk menggarap proyek dari klien. Pasalnya, lulusan Manajemen Informatika dari Universitas Gunadarma ini sudah mendapatkan kredit usaha dari Bank Niaga sebesar 80% dari total nilai proyek. Sementara untuk pengadaan alat berat, dia mencicil dari United Tractors. Uang muka 20%, sisanya diangsur selama 12 bulan. Begitu seterusnya, sampai suatu ketika Heppy yakin untuk serius menggeluti bisnisnya dan meninggalkan kursi empuk di Lativi (kini TV One).
Ya, Dewi Fortuna masih berpihak pada Heppy. Nama Balimuda kian melambung dan banyak perusahaan yang meliriknya. Celakanya, “Di situlah agaknya awal kehancuran bisnis saya,” katanya mengenang dengan raut wajah sedih. Waktu itu, dia betul-betul terlena dengan pinjaman usaha dan tak mampu mengontrol diri. Ekspansinya kebablasan dengan menambah banyak alat berat, sehingga dia tidak mampu bayar utang. Bahkan, semua hartanya terkuras habis. Karyawan sebanyak 400 orang pun bubar, sebelum dilakukan pemecatan. “Mereka (karyawan) pergi membawa aset perusahaan yang ada,” ucap anak ke-3 dari 8 bersaudara ini. Dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa lantaran tak mampu menggaji pegawainya. Yang bisa dia lakukan saat itu cuma memohon perpanjangn tempo pembayaran utang kepada para kreditor.
Heppy mengaku memetik pelajaran berharga dari pengalaman buruknya. “Saya mulai sadar bahwa nafsu untuk kelihatan sukses justru akan membuat diri sendiri terpuruk,” ungkap ayah empat anak ini. Pascajatuh, Heppy tidak berlarut-larut meratapi diri. Berawal dari kebangkrutan, dia ingin membuktikan bisa bangkit dan melesat kembali.
Lantas, apa yang dia lakukan?
Langkah pertama yang diayunnya adalah mengubah haluan bisnis. Dia kapok menggumuli bisnis alat berat. Nah, agar tetap bisa menghidupi keluarganya, Heppy tidak malu menjadibroker bagi perusahaan yang akan terjun ke bisnis kelapa sawit. “Sebab, pekerjaan inilah yang paling memungkinkan dan risikonya kecil,” ujar pengusaha yang juga dikenal sebagai ustadz ini.
Saat menjadi broker, Heppy mengandalkan jaringan lama yang masih percaya pada dirinya. Dia juga memperluas pergaulan hingga ke mancanegara. Sebagai perantara, tugasnya hanya mencarikan lahan sawit bagi investor. Atau, mempertemukan investor dan pengusaha yang bergerak di bidang sawit. Perlahan tetapi pasti, Heppy mampu membeli lahan sawit sembari melunasi tumpukan utangnya.
Tidak hanya itu, siapa sangka kini Heppy bersama mitra bisnisnya sudah memiliki 80 ribu hektare lahan kelapa sawit yang tersebar di beberapa daerah di Kal-Tim dan Sumatera. Tidak tanggung-tanggung, total investasinya hingga sekarang Rp 4 triliun.
Makin lama bisnis broker kelapa sawit Heppy kian bersinar. Lelaki asal Desa Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ini mendapat banyak mitra dari investor asing. Saat ini, Balimuda bersinergi bisnis dengan IGM Corp, Bless Resource, plus NBC. “Sebenarnya, masih banyak lagi,” katanya tanpa merinci nama perusahaan yang menaungi kerja sama itu. Yang jelas, anak perusahaan perkebunan itu antara lain PT Sinergi Agro Industri, PT Indonesia Plantation Synergi, PT Prima Alumga, PT Borneo Indo Subur, PT Prasetia Utama dan PT Buana Mudantara.
Heppy mengaku, model bisnis kelapa sawitnya belum sampai ke tahap pengolahan. Malah, boleh dibilang, tidak sampai ke tahap panen. Kegiatan bisnisnya cenderung membeli lahan, baik yang masih kosong, siap tanam, maupun sudah ditanami. Kemudian, lahan tersebut dia kelola melalui berbagai anak perusahaan. Setelah itu, lahan dijual lagi pada umur tertentu. Nah, profit didapat dari selisih harga jual tersebut. “Kalau lahan sawit itu, makin tua kian mahal. Apalagi, jika bibitnya bagus, sehingga umur tiga tahun bisa memetik hasilnya,” kata Heppy yang enggan membeberkan omsetnya. Yang pasti, bisnis perkebunan itu memberi kontribusi pendapatan terbesar di Grup Balimuda.
Tidak puas hanya menggenggam bisnis perkebunan, selanjutnya bidang produk konsumer pun disergap Heppy. Bisnis baru ini dipayungi Heppyfoods yang membawahkan PT Balimuda Food dan PT Industri Pangan Indonesia yang didirikan tahun 2006. Meski belum setenar perusahaan produk konsumer besar, produk Heppyfoods yang pabriknya berada di BSD City Tangerang mampu menyeruak di pasaran. Salah satu produknya adalah bubur instan berbahan kentang dengan merek Potayo. Dia mengklaim, produk ini menjadi pionir dan pemimpin pasar. Betul, secara brand awareness, Potayo belum terkenal karena Heppy sengaja tidak membuka jalur promosi, apalagi beriklan di media massa. Pasalnya, strategi penjualan yang dilancarkan langsung ke end user.
Kendati demikian, jangan anggap enteng distribusi Potayo. Heppy justru langsung mengambil jalur modern channel seperti Carrefour dan Hero. Jadi, meski iklannya belum nongol di televisi, produk Potayo sudah menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Selain Potayo, belakangan dia juga memproduksi health coffee dengan merek Cordova. Produk anyar ini baru dirilis ke pasar dengan menyasar konsumen langsung, alias belum memakai jalur distributor.
Handito Hadi Joewono memberikan aplaus terhadap inovasi Potayo. “Heppyfoods punya peluang menjadi penguasa di pasar yang diciptakannya tersebut. Tapi, kalau tidak mau promosi gara-gara takut persaingan, itu berbahaya. Sebab, justru persaingan inilah potensi untuk tumbuh besar. Kuncinya, grow or die. Kalau tidak mau persaingan, justru nanti mati sendiri,” kata Chief Strategy Consultant & President Arrbey itu. Menurutnya, jangan takut membangunkan macan tidur. Kalau tidak, malah bisnisnya akan kecil terus. Nah, untuk mengantisipasinya, dia menyarankan strategi menahan pertumbuhan kompetitor dengan menguasai daerah-daerah tertentu, jadi bukan head-on.
Sekarang, di bawah United Balimuda Corp ada 12 perusahaan milik Heppy. Ini adalah buah dari kerja keras dan kegigihannya dalam berbisnis. Heppy sudah mandiri sejak ibunya wafat saat dia masih duduk di kelas III SD.
Aswandi As’an juga tidak meragukan sikap pantang menyerah bosnya. ”Beliau tidak ambisius, tetapi mampu mengerjakan apa yang ada dengan banyak relasi di dalam dan luar negeri,” kata staf Hubungan Eksternal United Balimuda Corp itu.
Heppy mempekerjakan lebih dari 3.000 orang dengan sistem kekeluargaan. Dia cenderung ingin membangun karakter karyawan ketimbang menerapkan target yang muluk-muluk. “Memang target itu penting. Tapi, saya tidak pernah marah jika target tidak tercapai,” kata Presiden Direktur United Balimuda Corp ini tentang alasan sistem pengelolaan karyawannya. Yang bisa menyulut kemarahan Heppy justru ketika karyawan tidak bisa menerapkan falsafah “Inspiring and giving the world”. Prinsip inilah yang terus ditanamkan pada karyawan Balimuda. Dan perwujudannya, membentuk karyawan yang berkarakter dan berintegritas tinggi.
Gaya leadership Heppy adalah keteladanan. Dia ingin menunjukkan bagaimana hidup secara benar kepada bawahan. Misalnya, soal kejujuran, dia selalu terbuka soal pengeluaran perusahaan. Ini dimaksudkan agar karyawan tidak berlaku culas ketika diberi tanggung jawab. Contoh lain? Untuk mewujudkan perusahaan yang menginspirasi, secara berkala dia melibatkan masyarakat sekitar kantor yang berada di Jl. Mampang Prapatan XIV/99, Jakarta Selatan, untuk beraktivitas. Heppy pun tiap hari memberikan sarapan kepada kaum dhuafa di sekitar rumahnya di Jl. Mampang Prapatan X. “Kita jangan sejahtera sendirian, tapi juga lingkungan sekitar,” ujar Heppy tentang sikap filantropinya. Untuk memberi contoh kehidupan berkeluarga, tak jarang anak-anak Heppy juga diajak menyambangi kantor. Bila umumnya istri pengusaha hanya di rumah, Heppy melibatkan sang istri sebagai Direktur Keuangan.
Keteladanan Heppy dibenarkan oleh karyawannya. Pendapat Edi Cahyanto setidaknya menguatkan hal itu. “Saya seperti mendapatkan sosok guru pada diri Pak Heppy,” ucap Penyelia Produksi PT Industri Pangan Indonesia itu. Jadi, hubungannya dengan Heppy bukanlah antara atasan dan bawahan, melainkan antara guru dan murid. Nilai moral yang diajarkan Heppy dan sangat melekat di hati karyawan adalah tradisi untuk menyisihkan 10% penghasilan buat kegiatan amal. Heppy juga dinilainya jago memilih karyawan untuk menduduki posisi terentu. “Bagi Pak Heppy, orang pintar itu banyak. Tapi orang yang mau dididik itu sedikit,” kata Edi. Dia mencontohkan, dirinya sendiri yang tidak tahu apa-apa soal produksi justru diserahi posisi supervisor. Hebatnya, Heppy bersedia mengajari secara langsung anak buah yang ingin belajar sungguh-sungguh. Kelebihan lain sosok Heppy? “Orangnya sederhana, bahkan sering menyetir sendiri mobilnya,” Aswandi menambahkan.
Nah, seiring dengan semangat menginspirasi, Heppy juga membentuk komunitas Indonesian Islamic Business Forum. Ini merupakan komunitas yang beranggotakan pengusaha dan calon pengusaha. Kegiatannya, mulai dari berbagi pengalaman hingga pendampingan bisnis para anggota. Belakangan, Heppy juga menggagas lahirnya gerakan Beli Indonesia yang dicetuskan pada 27 Februari 2011 bersama 504 pengusaha dari 42 kota di Indonesia. Beli Indonesia adalah gerakan membangun karakter bangsa yang membela bangsanya sendiri, yaitu sikap untuk membeli produk bukan dengan alasan lebih baik atau lebih murah, tetapi karena milik bangsa sendiri. Pasalnya, dia prihatin dengan kondisi perekonomian Indonesia yang justru banyak dijajah produk asing. “Semua itu saya lakukan untuk memberi manfaat bagi orang banyak. Karena, saya hanya ingin hidup tenang tanpa dikejar-kejar nafsu untuk memperkaya diri,” kata pengusaha yang hampir selalu pulang kampung dengan helikopter sewaan ini.
Happy untuk masyarakat
Ia menyebut United Balimuda Group sebagai pesantren dan bermimpi menjadikan kelompok usahanya ini sebagai sebuah model perusahaan modern yang dikelola berdasarkan prinsip-prinsip akidah Islamiyah. Visi  Inspiring and Giving the World Through the Corporate Valuesmenjadi sebuah spirit yang merupakan roh perkembangan Balimuda, yang kemudian ditularkannya lewat 'dakwah kewirausahaan (entrepreneurship ). 
Pandangan-pandangan dan cara hidupnya, sebagai kepala keluarga dan pemimpin perusahaan, menarik dan menginspirasi banyak orang, termasuk kalangan pengusaha dan generasi muda. Bagi dia, jadi pengusaha itu belum bermanfaat kalau tidak dalam jalur kebaikan.  Berikut adalah cuplikan obrolan wartawan 
Republika , <B>Indra Wisnu Wardhana<B>, dengan Heppy Trenggono.
Anda melakukan kegiatan dakwah  
entrepreneurship , apa latar belakangnya?
Idenya muncul begitu saja ketika disuruh mengisi ceramah di Universitas Pekalongan, Jawa Tengah. Selama ini, dakwah amal saleh yang kita tahu hanya menyumbang atau membangun tempat ibadah. Tapi, dengan memberikan pelatihan dan berbagi ilmu, itu juga termasuk dakwah amal saleh.
Seperti apa konsep  
inspiring yang Anda maksudkan?
Kerja itu ibadah dan prestasi adalah dakwah. Jadi, kita ingin menginspirasi melalui prestasi. Sedangkan, 
giving -nya adalah amal saleh. Jadi, inilah visi kami.Kemarin, saya baru dari luar negeri, sebentar di Jakarta, terus keliling memberikan pelatihan untuk pengusaha dan anak-anak. Jadi, menurut saya, dakwah itu tidak hanya harus dilakukan oleh kiai atau menteri. Tetapi, alangkah luar biasa sekali jika semua pemimpin kita termasuk di perusahaan berdakwah.

Apa yang Anda sampaikan dalam dakwah  
entrepreneur itu?
Yang namanya dakwah itu  
kan tabligh, menyampaikan ajaran yang baik, menyampaikan kebaikan. Kita berdakwah dengan menginspirasi orang. Kita ingin berbagi kebaikan. Balimuda sebagai  brand memiliki sebuah nilai atau sesuatu yang dibela dan itu tercermin dalam  corporate culture serta visi kami. 
Apa sebetulnya yang mau di- 
inspiring ?
Kalau mau bicara perusahaan, banyak perusahaan besar. Dari segi apa pun, masih banyak yang hebat dari Balimuda. Tapi, kita memilih visi  
inspiring untuk memberi satu warna.
Mengapa yang dipilih  
entrepreneuer ?
Karena, itulah masalah bangsa kita. Kalau kita melihat sejarah, bangsa ini dibangun oleh para pedagang dengan cara berdakwah. Mereka-lah yang dakwah dan ternyata sangat efektif.Lihat saja pedagang dari Gujarat. Ketika mereka  
ngomong , itu rohnya ada, energi keluar karena mereka sudah melakukan apa yang diucapkan. 
Orang bicara sedekah atau tentang kebaikan dan membangun bangsa. Tapi, kalau dia cuma  
ngomong , tidak ada artinya. Namun, kalau kita menceritakan apa yang kita alami, apa yang kita jalankan, pasti banyak orang akan mengikuti. Sasaran saya dalam berdakwah itu adalah semua lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa dan pengusaha. Kita juga ke pondok pesantren. Intinya, ketika kita membangun mentalitas, yang kita ingin bangun adalah  entrepreneurship .
Ia membiayai semua kegiatan pelatihan, termasuk untuk makannya. ''Saya sudah siapkan dana untuk kegiatan ini, kita juga berikan beasiswa, punya sekolah-sekolah yang dibiaya sendiri,'' ungkapnya. Untuk itu, dia punya rumus sendiri. ''Dari setiap  
income yang masuk, harus ada yang saya sisihkan. Dalam keadaan apa pun. Dan, itu bisa masuk ke mana-mana, baik ke pelatihan, sekolah, dan sebagainya. Kalau bicara untung, ya untunglah, materi ya materi. Itulah dakwah kita,'' cetusnya. 
Apa yang diharapkan dari pelatihan?
Indonesia bisa berubah oleh satu orang. Coba bayangkan, di antara ribuan orang yang saya  
training , muncul satu saja, dan dia kemudian jadi presiden. Seperti apa luar biasanya. Bangsa Indonesia ratusan tahun dijajah Belanda, tapi kemudian muncul satu orang yang berpikir lain dari jutaan orang, namanya Soekarno. Akhirnya, kita merdeka. Kita butuh figur yang punya komitmen terhadap agama, bangsa, dan berani serta cerdas. Begitu satu ada yang menginspirasi, pasti semua ikut. Gerakan kita ini hanya amal saleh dan dakwah. Kalau mau ke politik, ya masuk parpol.
Maka itu, saya ingin masuki semua kalangan, termasuk pondok pesantren. Membangun bangsa dan agama itu saja tujuan saya, tidak ada yang lain. Kebetulan, karena saya bukan dari kalangan partai dan organisasi, saya bisa cair  
ngomong . Kalau kita ikhlas, pasti ada keberkahan di sana.
Bagaimana Anda melihat perkembangan  
entrepreneurship di Indonesia?
Sungguh tidak sebanding. Indonesia dengan luas dua juta kilometer persegi, Singapura 689 kilometer persegi, dan Malaysia 250 ribu kilometer persegi, tapi angka pengusaha yang kita cetak jauh di bawah dua negera itu. 
Mengapa bisa begitu?
            Ternyata, ada pendapat yang berkembang di masyarakat kita bahwa jualan itu merupakan hal yang tabu. 
Entrepreneurship intinya  kan jualan. Sebagai contoh, teman saya SMP semuanya jadi pegawai. Yang jadi pengusaha cuma dua orang, termasuk saya. Banyak teman saya di Malaysia bercerita, di negerinya mencari pekerjaan itu mudah. Kalaupun ada pengangguran, itu orang yang malas saja.
            Apa yang dikatakan memang benar, terbukti banyak tenaga kerja Indonesia yang berangkat ke Malaysia. Di Indonesia, mencari pekerjaan itu sulit, pengangguran sangat luar biasa, satu pekerjaan diperebutkan oleh banyak orang. Mengapa di sana mudah? Karena,  
entrepreneurship -nya jalan. 
            Di Singapura apalagi. Kita tahu orang kaya di dunia itu hanya 0,14 persen dari 6,6 miliar manusia atau sekitar 9,5 juta orang terpillih. Di Indonesia, jumlah orang kaya 250 ribu dari total 210 juta jiwa. Bandingkan dengan Singapura yang jumlah penduduknya 770 ribu dan jumlah pedagang luar biasa banyaknya.
            Inilah yang menyebabkan kita tidak memiliki banyak pedagang karena ada pemeo jualan itu tabu. Inilah yang saya bedah. Dan, ini semua tantangan, apalagi kalau kita masuk ke perguruan tinggi Islam yang mahasiswanya ingin jadi santri seumur hidup. Tapi,  
alhamdulillah , mahasiswa dari perguruan tinggi Islam yang saya datangi mau mengikuti pelatihan yang mampu mencetak angka-angka penjualan yang bagus.
Apa yang Anda lakukan kepada mereka?
            Saya mencoba mengubah  
maindset mereka bahwa berjualan bukan hal yang tabu. Pendekatan yang saya ambil adalah belajar dari negara-negara yang sukses. Saya beri hal-hal yang praktis, termasuk saya minta mereka berjualan satu produk dan ternyata bisa. 
Saya juga bertanya kepada mahasiswa, mengapa di antara semua orang hanya sedikit yang bisa meraih sukses? Mengapa di antara semua negara ada yang bisa meraih kejayaan, sementara Indonesia masih terpuruk?
            Nah , di situlah kita belajar dari kisah-kisah sukses. Prinsipnya, membangun pribadi sukses sama saja dengan membangun bangsa. Ada komitmen, tujuan yang jelas, nilai, serta identitas yang jelas.Dalam pelatihan ini, kita sentuh dua hal.  Nah , melalui pelatihan yang saya berikan, mereka diberi  hard skill , yaitu praktik berjualan, berbicara dengan orang, dan mau melakukan apa yang diinginkan. Inilah yang kita sebut  real live game . 
            Real live game itu adalah seseorang dipaksa untuk memecahkan masalah dalam waktu satu jam. Kita turunkan peserta pelatihan itu di suatu tempat, mereka tidak boleh bawa dompet,  handphone , dan sebagainya. Tapi, mereka kita bekali dengan barang dagangan. 
Artinya, dia dilatih untuk bisa pulang bawa uang dan membayar angkot sendiri jika dapat memasarkan barang yang dibawanya.Biasanya, yang disentuh  
soft skill sehingga hasilnya cuma lompat-lompat. Kalau keluar ruangan, mereka bingung mau melakukan apa. 
Bagaimana reaksi mereka?
            Semula, mereka takut dan ragu-ragu. Sempat saya tawari, siapa yang mau mundur? Walaupun saat saya memberikan pelatihan di kampus IAIN Yogyayakarta dalam kondisi hujan, semua peserta mengikuti permainan itu dan hampir 80 persen mencetak angka. 
Tentang jualan pun mereka mengaku tidak berpikir. Namun, setelah kita ceritakan dunia nyata di luar sana, akhirnya pikiran mereka terbuka dan barang yang dijual rata-rata berkurang, bahkan ada yang habis. Itu sebuah sukses buat mereka. Saya katakan kepada teman-teman bahwa sederhana belum tentu mudah.
Kalau dengan pengusaha Anda bisa satu visi, tapi bagaimana dengan mahasiswa?
            Kita bicara siapa yang dihadapi. Untuk mahasiswa yang berlatar belakang lembaga Islam, kita pakai bahasa mereka. Kalau dengan pengusaha, kita  
sharing karena namanya pengusaha itu perlu bicara, perlu teman.Saya bilang kepada mahasiswa, mengapa kalian diturunkan ke dunia? Apa akan jadi santri seumur hidup? Kita buka bahwa mereka belajar itu untuk akhirnya terjun ke masyarakat, mengubah masyarakat. Ini yang tidak pernah mereka siapkan. Kita bawa dari dunia mereka, kita buka, dan kita bawa ke dunia nyata.
            Intinya, kita bawa mereka ke koridor  
entrepreneurship , ya  knowledge dan praktik. Banyak orang yang sudah respons. Ketika  entrepreneurship diberikan dengan pendekatan ilmiah, itu agak repot.Di Amerika, dunia usaha dengan kampus dekat sekali. Bill Gates itu jadi dosen dan pengusaha. Jadi, kalau dia ngomong, orang tergerak, bukan mencibir.Di Amerika, para birokratnya juga memiliki jiwa entrepreneursihip sehingga untuk urusan dagang mereka memiliki komitmen yang jelas. Maka itu, orang Amerika pandai memberikan perlindungan bagi para pengusaha. 
            Pengalaman bisnisnya cukup panjang. Orang tuanya pedagang dan waktu kecil pernah jualan garam. ''Dari kecil, saya suka di pasar. Saya menikmati. Sembari kuliah, saya kerja. Saya jadi pengusaha jualan sistem, jualan keripik. Jualan  
ndak laku juga pernah,'' katanya. Sekarang ini, jumlah usahanya ada sekitar 12 perusahaan. Mulai dari kelapa sawit seluas 21 ribu hektare di Kalimantan Timur dan Pulau Sumatra, consumer , bisnis alat berat, hingga kontraktor. ''Kita ingin membangun usaha yang syariah. United Balimuda adalah  brand -nya.''
Bagaimana dengan pembinaan Pemerintah Indonesia terhadap pengusaha kecil?
            Pemerintah kita tidak memilih roh  
entrepeneurship . Yang ada dalam pikiran mereka adalah kasih duit hilang, kasih duit lagi.  Entrepreneurship itu sebuah spesialisasi, sebuah karakter yang harus dibangun. Kalau tidak, ya  ndak jadi.
            Kita juga harus ingat korupsi yang paling besar adalah  
corporate corruption . Lihat saja BLBI (bantuan likuiditas Bank Indonesia). Berapa yang bisa dikorupsi seorang bupati, paling besar hanya miliaran saja. Tapi, kalau  corporate corruption , sampai triliunan. Ini bahaya. Jadi, yang harus diciptakan adalah pengusaha yang bagus dan baik.

Mana yang harus didahulukan?
            Harus bersama-sama. Itu pertanyaan banyak orang. Kita mau mulai dari mana untuk membangun pengusaha kecil. Jawabnya, mulai dari mana saja. Pemerintah ahli bikin pintu, pengusaha ahli bikin atap, kalangan buruh ahli buat fondasi. Jika kita ingin membuat bangunan yang baik, semuanya harus bagus. Negara ini sebuah rumah. Kalau semua bagus, tapi fondasi tidak bagus, ya ambruk juga.
Saran untuk pemerintah?
            Harus fokus pada sektor riil. Itulah  
entrepreneurship . Saya tidak akan bicara sistem. Kalau  ngomongsistem, nanti dikira kapitalis. Saya tidak peduli, tapi sektor riil yang harus dikembangkan. Ketika kita bicara sektor riil, mereka bergerak. Bicara soal angka, jumlah berapa orang yang bekerja dan berapa yang tumbuh, itulah sektor riil.
            Perhatian pemerintah memang ada. Tapi, strategi yang menyeluruh, komprehensif, dan masif, saya rasa belum. Kalau sudah, tentu Indonesia tidak seperti sekarang. Mengapa pengangguran tinggi? Karena, sektor riil tidak jalan. Mengapa kita berani kehilangan ratusan triliun untuk BLBI, tapi berapa persen untuk sektor riil masih harus berdebat.

Selasa, 08 November 2011

Bill Gates ( Orang terkaya di dunia )

Bill Gates
Bill Gates

Bill Gates di 
Forum Ekonomi Dunia Davos, 2007
Lahir
William Henry Gates III
28 Oktober 1955 (umur 55)
Seattle, Washington, Amerika Serikat
Tempat tinggal
Medina, Washington, Amerika Serikat
Kewarganegaraan
Amerika Serikat
Pekerjaan
Tahun aktif
1975–sekarang
Kekayaan bersih
▲US$59 miliar (2011)
Agama
Agnostik[2][3]
Pasangan
Melinda Gates (m. 1994–present)
Anak
3
Orang tua
Tanda tangan
Situs web
William Henry "Bill" Gates III (lahir 28 Oktober 1955)[4] adalah seorang tokoh bisnis,investor, filantropis, penulis asal Amerika Serikat, serta mantan CEO yang saat ini menjabat sebagai ketua Microsoft, perusahaan perangkat lunak yang ia dirikan bersamaPaul Allen. Ia menduduki peringkat tetap di antara orang-orang terkaya di dunia dan menempati peringkat pertama sejak 1995 hingga 2009, tidak termasuk 2008 ketika ia turun ke peringkat tigaSelama karirnya di Microsoft, Gates pernah menjabat sebagai CEO dankepala arsitek perangkat lunak, dan masih menjadi pemegang saham perorangan terbesar dengan lebih dari 8 persen saham umum perusahaan. Ia juga telah menulis beberapa buku.
Gates termasuk salah seorang pengusaha revolusi komputer pribadi terkenal di dunia. Meski ia dikagumi banyak orang, beberapa orang dalam industrinya[siapa?] mengkritik taktik bisnisnya yang dianggap anti-kompetitif, suatu opini yang didukung oleh pengadilan dalam beberapa kasus. Pada tahap-tahap akhir karirnya, Gates melakukan beberapa usaha filantropi dengan menyumbangkan sejumlah besar dana ke berbagai organisasi amal dan program penelitian ilmiah melalui Bill & Melinda Gates Foundation yang didirikan tahun 2000.
Gates mengundurkan diri sebagai pejabat eksekutif tertinggi Microsoft pada bulan Januari 2000. Ia masih menjabat sebagai ketua dan membentuk jabatan kepala arsitek perangkat lunak. Pada Juni 2006, Gates mengumumkan bahwa ia akan bekerja paruh waktu di Microsoft dan purna waktu di Bill & Melinda Gates Foundation. Ia secara bertahap melimpahkan semua pekerjaannya kepada Ray Ozzie, kepala arsitek perangkat lunak, danCraig Mundie, pejabat riset dan strategi tertinggi Microsoft. Hari kerja purna waktu terakhir Gates di Microsoft adalah 27 Juni 2008. Ia masih bekerja di Microsoft sebagai ketua non-eksekutif.



Kehidupan awal
Gates lahir di Seattle, Washington, dari pasangan William H. Gates, Sr. 

dan Mary Maxwell Gates yang merupakan keturunan bangsa Inggris, Jerman, dan Skot-Irlandia.[10][11]

berikut biografi keduanya

 


William H. Gates, Sr., mengunjungi pusat perawatan Naz Foundation untuk anak-anak
Positif HIV ketika berkunjung ke India
Lahir
Pekerjaan
Pengacara (pensiun)
Pasangan
Anak
Kristianne Gates
Bill Gates
Libby Gates
Orang tua
William Henry Gates I
Lillian Elizabeth Rice
William Henry Gates, Sr. (lahir dengan nama William Henry Gates II pada 30 November 1925) adalah seorang jaksa, filantropis dan penulis buku Showing Up for Life: Thoughts on the Gifts of a Lifetime asal Amerika Serikat. Ia adalah ayah dari pendiri Microsoft, Bill Gates.
Penghargaan
§  Mendapat penghargaan Distinguished Eagle Scout Award yang mengakui kesuksesan bisnis dan sipilnya 25 tahun setelah memperoleh pangkat Eagle Scout sebagai seorang Pramuka.
§  Alumnus Kehormatan University of Washington School of Law, 1991
§  Penerima American Judicature Society Herbert Harley Award, 1992
§  Anggota Dewan Administrasi Hukum, Mahkamah Agung Negara Bagian Washington, 1993–1995
§  Presiden Seattle-King County Bar Association, 1969-1970
§  Presiden Washington State Bar Association, 1986–1987
§  Terdaftar di American Academy of Arts and Sciences, 2003
§  Memiliki gedung dengan nama dirinya di University of Washington School of Law, William H. Gates Hall, 2003
§  Pembicara Public Education Foundation di Edmonds-Woodway, 2004
§  Penerima Chi Psi Fraternity's Albert S. Bard Award atas kontribusinya terhadap kehidupan intelektual dan budaya masyarakat, 2010
Mary Maxwell Gates (lahir dengan nama Mary Maxwell  5 Juli 1929 – meninggal 10 Juni 1994pada umur 64 tahun) adalah seorang pebisnis asal Amerika Serikat. Gates berkerja selama 18 tahun (1975–1993) di dewan regensi University of Washington. Ia merupakan presiden wanita pertama United Way King County, wanita pertama yang mengetuai komite eksekutif United Way tempat ia bekerja bersama CEO IBM, John Opel, serta wanita pertama di dewan direktur First Interstate Bank of Washington. Putra Mary, Bill Gates, adalah pendiri pendamping Microsoft.
Keluarganya termasuk masyarakat menengah ke atas; ayahnya adalah pengacara ternama, ibunya menjabat sebagai anggota dewan direktur First Interstate BancSystem dan United Way, dan ayahnya, J. W. Maxwell, adalah presiden bank nasional. Gates memiliki seorang kakak bernama Kristi (Kristianne) dan seorang adik bernama Libby. Ia merupakan keturunan keempat dalam keluarganya, namun dikenal sebagai William Gates III atau "Trey" karena ayahnya menyandang akhiran "II".[12] Pada awal kehidupannya, orang tua Gates mengharapkan ia berkarir di bidang hukum.Ketika Gates masih muda, keluarganya sering menghadiri gereja Kongregasi.
Pada usia 13 tahun, ia bersekolah di Lakeside School, sebuah sekolah persiapan eksklusif di Seattle. Ketika ia kelas delapan, Mothers Club di sekolah memanfaatkan izin dari obral barang lama Lakeside School untuk membeli sebuah terminal Teletype Model 33 ASR dan sebagian waktu komputer menggunakan komputer General Electric (GE) untuk siswa sekolah Gates tertarik memprogram sistem GE menggunakan BASIC, dan keluar dari kelas matematikanya untuk mengejar keinginannya. Ia menulis program komputer pertamanya di mesin ini, sebuah penerapan tic-tac-toe yang memungkinkan pengguna bermain komputer melawan komputer. Gates terpesona dengan mesin ini dan cara mesin mengeksekusi kode perangkat lunak dengan sempurna. Ketika ia mengenang kembali masa-masa itu, ia mengatakan, "Ada sesuatu yang pas dengan mesin tersebut." Setelah sumbangan Mothers Club habis, ia dan siswa lain menghabiskan waktu dengan mengerjakan beberapa sistem, termasuk minikomputer DEC PDP. Salah satu sistem tersebut adalah PDP-10 yang dimiliki oleh Computer Center Corporation (CCC), yang melarang empat siswa Lakeside—Gates, Paul Allen, Ric Weiland, dan Kent Evans—selama musim panas setelah mereka tertangkap mengeksploitasi bug di sistem operasi untuk memperoleh waktu komputer bebas.
Menjelang akhir masa larangan, keempat siswa ditawarkan untuk menemukan bug di perangkat lunak CCC dengan imbalan waktu komputer. Bukannya memakai sistem via Teletype, Gates pergi ke kantor CCC dan mempelajari kode sumber berbagai program yang berjalan di sistem tersebut, termasuk program dalam bahasa FORTRAN, LISP, dan bahasa mesin. Perjanjian dengan CCC ini berlanjut hingga 1970, ketika perusahaan ini bangkrut. Pada tahun berikutnya, Information Sciences, Inc. mempekerjakan empat siswa Lakeside tersebut untuk menulis program pembayaran gaji dalam bahasa COBOL dan memberi mereka waktu komputer dan royalti. Setelah pengurusnya sadar akan kemampuan pemrogramannya, Gates menulis program komputer sekolah untuk membuat jadwal kelas siswa. Ia memodifikasi kode sehingga ia ditempatkan di kelas-kelas yang didominasi perempuan. Ia kemudian menyatakan bahwa "sulit sekali menarik diri dari mesin yang mampu aku gunakan untuk mendemonstrasikan kesuksesan secara jelas." Pada usia 17 tahun, Gates dan Allen membentuk suatu usaha bersama bernama Traf-O-Data, untuk menciptakan penghitung lalu lintas berbasis prosesor Intel 8008. Pada awal 1973, Bill Gates bekerja sebagai pembantu kongres di Dewan Perwakilan Rakyat AS.
Gates lulus dari Lakeside School pada tahun 1973. Ia memperoleh nilai 1590 dari total 1600 pada ujian SAT dan berkuliah di Harvard College pada musim gugur 1973.Di Harvard, ia bertemu dengan Steve Ballmer, yang kelak menggantikan Gates sebagai CEO Microsoft.
Pada tahun keduanya, Gates merancang sebuah algoritma untuk penyortiran panekuk sebagai solusi atas satu dari serangkaian masalah yang belum terpecahkan dalam kelas kombinatorika oleh Harry Lewis, salah seorang profesornya. Solusi Gates memegang rekor sebagai versi tercepat selama 30 tahun; penggantinya justru lebih cepat satu persen saja. Solusinya kemudian diresmikan dalam bentuk cetakan bekerjasama dengan ilmuwan komputer Harvard, Christos Papadimitriou.
Gates tidak punya rencana belajar tetap ketika menjadi mahasiswa di Harvard dan menghabiskan banyak waktunya dengan menggunakan komputer sekolah. Gates masih berkomunikasi dengan Paul Allen, dan ia bergabung dengannya di Honeywell pada musim panas 1974. Pada tahun berikutnya, MITS Altair 8800 berbasis CPU Intel 8080 diluncurkan, dan Gates dan Allen melihat peluncurannya sebagai kesempatan untuk mendirikan perusahaan perangkat lunak komputer sendiri. Ia telah membicarakan keputusan ini bersama orang tuanya yang sangat mendukungnya setelah mereka melihat antusiasme Gates untuk mendirikan perusahaan.
MicrosoftMicrosoft Corporation (NASDAQ: MSFT, didirikan 1975), berkantor pusat di Redmond,Washington, Amerika Serikat, adalah perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia (dengan lebih dari 50.000 karyawan di berbagai negara, hingga Mei 2004).
Microsoft mengembangkan, membuat, melisensikan dan mendukung beragam jenis produksoftware untuk berbagai peralatan perkomputeran. Produknya yang paling terkenal adalah kelompok sistem operasi Microsoft Windows, yang telah ada di mana-mana dalam pasarkomputer desktop.
Strategi bisnis Microsoft yang agresif telah mengakibatkan beberapa penyelidikan pemerintah, termasuk tuntutan hukum federal pada tahun 1998 di mana Microsoft dinyatakan telah secara ilegal menggunakan kekuatan monopolinya untuk mengalahkan pesaingnya; melalui aksi banding dan negosiasi, Microsoft telah mengurangi pengaruh dari keputusan ini pada pengoperasian perusahaan dan status keuangannya
Microsoft.
Produk dan organisasi
Microsoft menjual beragam produk software. Banyak dari produk tersebut dikembangkan secara internal, misalnya Microsoft Basic. Beberapa produk dibeli dari pihak lain lalu dimerek ulang oleh Microsoft untuk distribusinya, seperti Microsoft Project, sebuah program manajemen projek; Visio, sebuah program pentabelan; DoubleSpace; Virtual PC yang dibeli dari Connectix; dan bahkan MS-DOS sendiri, yang menjadi awal kesuksesan Microsoft dalam dunia pembuatan dan pemasaran perangkat lunak.
Pada bulan April 2002, Microsoft diorganisasi-ulang menjadi tujuh unit bisnis utama,yaitu:
§  Windows Client (mengelola client, server dan sistem operasi bernama Microsoft Windows)
§  Information Worker (mengelola produk software perkantoran)
§  Microsoft Business Solutions (mengelola jasa bisnis dan aplikasi proses)
§  Server and Tools (mengelola perangkat pengembangan dan software server yang terintegrasi)
§  Mobile and Embedded Devices (mengelola palmtop dan jasa telepon)
§  MSN (mengelola jasa berbasis-web)
§  Home and Entertainment (mengelola hardware dan software konsumen)
Ada pula Unit Bisnis Macintosh yang menjadikan Microsoft pengembang software Macintosh terbesar di luar Apple sendiri.

MITS Altair 8800 Computer dengan sistem cakram flopi 8-inci (200 mm)
Setelah membaca Popular Electronics edisi Januari 1975 yang mendemonstrasikan Altair 8800, Gates menghubungi Micro Instrumentation and Telemetry Systems (MITS), pencipta mikrokomputer baru tersebut, untuk memberitahu mereka bahwa ia dan teman-temannya sedang mengerjakan penerjemah BASIC untuk digunakan sebagai platformnya.Kenyataannya, Gates dan Allen tidak memiliki komputer Altair dan belum menulis sebarispun kode BASIC; mereka hanya ingin membuat MITS tertarik. Presiden MITS Ed Roberts setuju menemui mereka untuk melihat demonya, dan dalam kurun beberapa minggu mereka mengembangkan emulator Altair yang beroperasi di sebuah minikomputer, dan kemudian penerjemah BASIC. Demonstrasi yang diadakan di kantor MITS di Albuquerque tersebut berhasil dan menghasilkan kesepakatan dengan MITS untuk mendistribusikan penerjemah ini dengan nama Altair BASIC. Paul Allen dipekerjakan di MITS,dan Gates absen dari Harvard untuk bekerja bersama Allen di MITS di Albuquerque pada November 1975. Mereka menamai kemitraan mereka "Micro-Soft" dan mendirikan kantor pertamanya di Albuquerque. Satu tahun berikutnya, tanda penghubung pada namanya dihapus, dan pada 26 November 1976, nama dagang "Microsoft" didaftarkan di Kementerian Luar Negeri New Mexico. Gates tidak pernah kembali ke Harvard untuk menyelesaikan studinya.
BASIC Microsoft dikenal oleh para penggemar komputer, namun Gates kemudian menemukan bahwa salinan pra-pasarnya telah bocor ke masyarakat dan terus disalin dan didistribusikan secara luas. Pada Februari 1976, Gates menulis Open Letter to Hobbyists di surat berita MITS yang menyatakan bahwa MITS tidak boleh terus memproduksi, mendistribusikan, dan mempertahankan perangkat lunak berkualitas tinggi tanpa membayarnya. Surat ini disambut dingin oleh banyak penggemar komputer, namun Gates mempertahankan keyakinannya bahwa para pengembang perangkat lunak harus mampu meminta bayaran. Microsoft terbebas dari MITS pada akhir 1976, dan perusahaan ini terus mengembangkan perangkat lunak bahasa pemrograman untuk berbagai sistem. Perusahaan ini pindah dari Albuquerque ke kanor barunya di Bellevue, Washington pada 1 Januari 1979.
Pada tahun-tahun awal Microsoft, semua karyawan punya tanggung jawab besar atas bisnis perusahaan. Gates mengawasi rincian bisnis dan juga menulis kode. Pada lima tahun pertama, Gates secara pribadi meninjau setiap baris kode yang dikirimkan perusahaan, dan sering menulis ulang beberapa bagian kode agar terlihat pas.
Kemitraan dengan IBM
Pada tahun 1980, IBM membujuk Microsoft untuk menulis penerjemah BASIC untuk komputer pribadi mereka selanjutnya, IBM PC. Ketika perwakilan IBM menyebutkan bahwa mereka butuh sebuah sistem operasi, Gates memberi rujukan kepada Digital Reserach (DRI), pembuat sistem operasi CP/M yang banyak digunakan pada masa itu. Diskusi IBM dengan Digital Research tidak membuahkan hasil, dan mereka tidak mencapai persetujuan lisensi. Perwakilan IBM Jack Sams menyebutkan kesulitan izin lisensi pada pertemuan selanjutnya dengan Gates dan memintanya untuk mencari sebuah sistem operasi yang layak. Beberapa minggu kemudian Gates berencana menggunakan 86-DOS (QDOS), sebuah sistem operasi mirip CP/M yang dibuatkan perangkat lunaknya oleh Tim Paterson dari Seattle Computer Products(SCP) sama seperti PC. Microsoft membuat persetujuan dengan SCP untuk menjadi agen lisensi eksekutif, dan kemudian pemilik mutlak 86-DOS. Setelah mengadaptasi sistem operasi untuk PC, Micrsofot mengirimkannya ke IBM dalam bentuk PC-DOS dengan imbalan bayaran $50.000. Gates tidak menawarkan pemindahan hak cipta sistem operasi ini, karena ia yakin produsen perangkat lunak lain akan meniru sistem IBM.Mereka benar, dan penjualan MS-DOS menjadikan Microsoft pemain utama dalam industri komputer.
Gates mengawasi restrukturisasi perusahaan Microsoft pada 25 Juni 1981 yang menggabungkan kembali perusahaan di negara bagian Microsoft dan menjadikan Gates Presiden dan Ketua Dewan Microsoft.


Windows
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluargasistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis.
Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
Sejarah Singkat Windows
Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri - X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).
Microsoft meluncurkan versi ritel pertama Microsoft Windows pada 20 November 1985, dan pada bulan Agustus, perusahaan ini mencapai persetujuan dengan IBM untuk mengembangkan sistem operasi terpisah bernama OS/2. Meski kedua perusahaan ini berhasil mengembangkan versi pertama dari sistem ini, perbedaan kreativitas merusak kerjasama ini. Gates mengeluarkan memo internal pada 16 Mei 1991 yang mengumumkan bahwa kerjasama OS/2 berakhir dan Microsoft mengalihkan operasinya ke pengembangan kernel Windows NT.
Gaya manajemen
Sejak pendirian Microsoft tahun 1975 hingga 2006, Gates mempunyai tanggung jawab besar terhadap strategi produk perusahaan. Ia secara agresif memperluas jajaran produk perusahaan, dan ketika Microsoft berhasil mendominasi pasar ia mempertahankannya sekuat tenaga. Ia mendapat reputasi sebagai orang yang menjauhkan diri dari sekitarnya; pada awal 1981 seorang eksekutif industri mengeluh kepada masyarakat bahwa "Gates terkenal karena tidak bisa dihubungi melalui telepon dan tidak membalas panggilan telepon."
Sebagai seorang eksekutif, Gates secara rutin bertemu dengan manajer senior dan manajer program Microsoft. Beberapa pengakuan langsung dari rapat ini menyebutkan Gates sebagai orang yang menyerang dengan kata-kata, memarahi manajer karena mengetahui ada lubang ada strategi bisnis atau proposal mereka yang menempatkan rencana jangka panjang perusahaan di ujung tanduk. Ia sering memotong presentasi dengan komentar seperti, "Itu hal terbodoh yang pernah aku dengar!" dan, "Lebih baik kamu mengembalikanopsimu dan bergabung dengan Korps Perdamaian." Target kemarahannya adalah mempertahankan proposal serinci-rincinya hingga Gates yakin sepenuhnya.Ketika bawahannya terlihat menunda-nunda pekerjaannya, Gates dikenal mengutarakan kata-kata sarkastik, "Biar aku saja yang mengerjakannya akhir minggu nanti."
Sebagian besar peran Gates di Microsoft hanya menangani manajemen dan tugas eksekutif. Meski begitu, ia adalah pengembang perangkat lunak aktif pada tahun-tahun awalnya, terutama pada produk bahasa pemrograman Microsoft. Ia juga secara tidak resmi menjadi bagian dari tim pengembang sejak mengerjakan TRS-80 Model 100,dan juga menulis kode pada akhir 1989 yang diikutsertakan dalam produk-produk perusahaan. Pada 15 Juni 2006, Gates mengumumkan bahwa ia akan menghentikan pekerjaan hariannya selama dua tahun berikutnya untuk memfokuskan diri pada aktivitas filantropi. Ia membagi tugasnya kepada dua orang penggantinya, yaitu Ray Ozzie pada manajemen harian dan Craig Mundie pada strategi produk jangka panjang.

Litigasi antipercaya
Bill Gates menyampaikan deposisinya di Microsoft pada 27 Agustus 1998
Banyak keputusan yang menjurus pada litigasi antipercaya terhadap praktik bisnis Microsoft disetujui oleh Gates. Pada kasus United States v. Micrsofot tahun 1998, Gates memberikan pengakuan deposisi bahwa beberapa jurnalis selalu menghindar. Ia berdebat dengan penyidikDavid Boies tentang arti kontekstual dari kata-kata seperti "compete" (bersaing), "concerned" (mengkhawatirkan) dan "we" (kami/kita). BusinessWeek melaporkan:
Putaran pertama deposisi menunjukkan Gates memberikan jawaban tidak jelas dan mengatakan 'Aku tidak ingat,' beberapa kali sampai-sampai hakim tertawa kecil. Buruknya, banyak penolakan dan ketidaktahuan kepala teknologi ini dibantah oleh jaksa dengan menampilkan bagian-bagian surel yang dikirim dan diterima Gates.
Gates kemudian mengatakan bahwa ia perlu melawan upaya-upaya Boies untuk menyalahartikan kata-kata dan tindakannya. Sesuai kelakuannya ketika deposisi, ia mengatakan, "Apakah aku mengelak dari pertanyaan Boies? ... Aku mengaku bersalah. Segala hukuman terhadapku harus ditarik: ketidaksopanan terhadap Boies harus diutamakan." Meski Gates menolak, hakim menyatakan bahwa Microsoft telah melakukan monopolisasi dan pengikatan, dan menghambat persaingan, serta melanggar Sherman Antitrust Act.
Kemunculan di iklan
Gates muncul di beberapa iklan yang mempromosikan Microsoft pada tahun 2008. Iklan pertama, juga dibintangi Jerry Seinfeld, adalah percakapan 90 detik ketika Seinfeld berjalan di depan toko sepatu diskon (Shoe Circus) di sebuah mal dan melihat Gates membeli sepatu di toko tersebut. Si penjual berusaha menjual sepatu yang ukurannya lebih besar satu nomor kepada Gates. Ketika Gates membayarnya, ia memegang kartu diskonnya yang menampilkan versi suntingan foto wajahnya ketika ditangkap di New Mexico pada tahun 1977 akibat pelanggaran lalu lintas.Ketika mereka berdua berjalan keluar mal, Seinfeld bertanya kepada Gates apakah ia telah menyatukan pikirannya dengan para pengembang lain, setelah dijawab ya, ia bertanya lagi apakah mereka bekerjasama untuk membuat komputer yang bisa dimakan, dan Gates menjawab ya. Beberapa orang mengatakan bahwa iklan ini merupakan penghormatan atas acara Seinfeld yang "biasa-biasa saja" (Seinfeld). Pada iklan kedua, Gates dan Seinfeld menginap di rumah sebuah keluarga kelas menengah dan mencoba menyesuaikan diri dengan orang-orang biasa.
Pasca-Microsoft
Sejak meninggalkan Microsoft, Gates melanjutkan aktivitas filantropinya dan, di antara proyek-proyek lain, membeli hak video serialMessenger Lectures berjudul The Character of Physical Law, disampaikan di Cornell University oleh Richard Feynman pada tahun 1964 dan direkam oleh BBC. Video-video tersebut tersedia untuk umum secara daring di Project Tuva Microsoft.
Pada April 2010, Gates diundang untuk mengunjungi dan menyampaikan ceramah di Massachusetts Institute of Technology. Ia meminta mahasiswa untuk menangani masalah-masalah besar dunia yang akan mereka alami di masa depan.
[sunting]Kehidupan pribadi
Bill dan Melinda Gates, Juni 2009
Gates menikahi Melinda French pada 1 Januari 1994. Mereka dikaruniai tiga orang anak: Jennifer Katharine Gates (lahir 1996), Rory John Gates (lahir 1999), dan Phoebe Adele Gates (lahir 2002). Rumah keluarga Gates merupakan sebuah rumah bawah tanah di sisi sebuah bukit yang menghadap Lake Washington di Medina. Menurut catatan publik King County, pada 2006 nilai total properti (tanah dan rumah) keluarga Gates adalah $125 juta, dan pajak properti setiap tahunnya sebesar $991.000.
Rumah seluas 66.000 ft² (6,100 m²) ini memiliki kolam renang seluas 60-kaki (18 m) dengan sistem musik bawah air, serta gimnasium seluas 2.500 ft² (230 m²) dan ruang makan seluas 1.000 ft² (93 m²).[58]
Termasuk di antara akuisisi pribadi Gates adalah Codex Leicester, yaitu koleksi tulisanLeonardo da Vinci, yang dibeli Gates senilai $30,8 juta melalui pelelangan tahun 1994.Gates juga dikenal sebagai seorang kutu buku, dan langit-langit perpustakaan besar di rumahnya dipenuhi ukiran kutipan dari The Great Gatsby. Ia juga senang bermain kartu bridge, tenis, dan golf.
Gates pernah menempati peringkat pertama pada daftar Forbes 400 sejak 1993 hingga 2007 dan peringkat satu pada daftar The World's Richest People Forbes sejak 1995 hingga 2007 dan 2009. Pada 1999, kekayaan Gates pernah melewati angka $101 miliar, akibatnya media menyebutnya sebagai "centibillionaire". Sejak 2000, jumlah nominal sahamnya di Microsoft menurun karena jatuhnya harga saham Microsoft setelah pecahnya gelembung dot-com dan sumbangan multi-miliar dolar kepada berbagai yayasan amal. Pada wawancara bulan Mei 2006, Gates berkomentar bahwa ia bukanlah orang terkaya di dunia karena ia tidak suka perhatian yang muncul akibat gelar tersebut.Gates memiliki beberapa investasi di luar Microsoft yang pada 2006 menggajinya sebesar $616.667 serta bonus $350.000 sehingga totalnya mencapai $966.667. Ia mendirikan Corbis, sebuah perusahaan gambar digital, pada tahun 1989. Pada tahun 2004 ia menjadi direkturBerkshire Hathaway, perusahaan investasi yang diketuai oleh sahabat lamanya, Warren Buffett. Pada Maret 2010, Bill Gates menempati peringkat kedua sebagai orang terkaya di dunia setelah dikalahkan Carlos Slim.
Filantropi
Gates (kedua dari kanan) bersama Bono, Ratu Rania dari Yordania, mantan Perdana Menteri Britania Raya Gordon Brown, Presiden Umaru Yar'Adua dari Nigeria dan peserta lain dalam 'Call to Action on the Millennium Development Goals' pada Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia208 di Davos, Swiss
Gates mulai menghargai harapan masyarakat terhadapnya ketika opini publik terus menyatakan bahwa Gates mampu menyumbangkan sebagian kekayaannya untuk amal. Gates mempelajari karya Andrew Carnegie dan John D. Rockefeller, dan pada 1994 ia menjual sebagian sahamnya di Microsoft untuk mendirikan William H. Gates Foundation. Pada tahun 2000, Gates dan istrinya menggabungkan tiga yayasan keluarga menjadi satu dan membentuk yayasan amal Bill & Melinda Gates Foundation, yang saat ini merupakan yayasan amal yang beroperasi secara transparan terbesar di dunia. Yayasan ini mengizinkan para donatur mengakses informasi tentang bagaimana uang yayasan dikeluarkan, tidak seperti organisasi amal besar lainnya seperti Wellcome Trust.Kedermawanan dan filantropi luas David Rockefeller telah diakui sebagai pengaruh besar yayasan ini. Gates dan ayahnya bertemu dengan Rockefeller beberapa kali dan mencontoh sebagian cara penyalurannya pada fokus filantropi keluarga Rockefeller, terutama masalah-masalah global yang diabaikan oleh pemerintahan dan organisasi lain. Pada tahun 2007, Bill dan Melinda Gates merupakan filantropis paling dermawan kedua di Amerka Serikat, dengan sumbangan untuk amal sebanyak $28 miliar.
Pada saat yang sama yayasan ini dikritik karena menginvestasikan aset yang belum didistribusikan dengan tujuan eksklusif memaksimalkanpulangan investasi. Akibatnya, investasi mereka meliputi perusahaan-perusahaan yang dituduh memperburuk kemiskinan di negara-negara berkembang yang justru keberadaannya berusaha dikurangi oleh yayasan ini. Investasi mereka meliputi perusahaan-perusahaan yang banyak menghasilkan polusi, dan perusahaan farmasi yang tidak menjual produk-produknya ke negara berkembang. Sebagai tanggapan atas kritik pers, pada 2007 yayasan ini mengumumkan peninjauan atas semua investasinya untuk menilai tanggung jawab sosialnya.Yayasan ini kemudian membatalkan peninjauan dan mempertahankan kebijakan investasi untuk pulangan maksimal, dan menggunakan hak suara untuk mempengaruhi praktik perusahaan.
Istri Gates mengajak masyarakat untuk belajar dari usaha-usaha filantropi keluarga Salwen, yang menjual rumahnya dan menyumbangkan setengah nilainya, sebagaimana disebutkan dalam buku The Power of Half.Gates dan istrinya mengundang Joan Salwen ke Seattle untuk membicarakan tentang hal-hal yang dilakukan oleh keluarga tersebut, dan pada 9 Desember 2010, Gates, investor Warren Buffett, danMark Zuckerberg (CEO Facebook) menandatangani janji yang mereka sebut "Gates-Buffet Giving Pledge". Isinya adalah mereka berjanji untuk menyumbangkan setengah kekayaan mereka untuk amal secara bertahap.
[sunting]Penghargaan
Pada tahun 1987, Gates secara resmi dinyatakan sebagai seorang miliarder dalam halaman 400 Richest People in America majalah Forbes, beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-32. Sebagai miliarder usaha sendiri termuda di dunia, kekayaannya mencapai $1,25 miliar, $900 juta lebih banyak daripada tahun sebelumnya, ketika ia masuk pertama kalinya dalam daftar ini.
Majalah Time menamai Gates sebagai satu dari 100 orang paling berpengaruh pada abad ke-20, serta satu dari 100 orang paling berpengaruh tahun 2004, 2005, dan 2006. Time juga secara kolektif menamai Gates, istrinya Melinda dan penyanyi utama U2 Bono sebagaiPersons of the Year 2005 atas upaya kemanusiaan mereka. Pada tahun 2006, ia menempati peringkat kedelapan dalam daftar "Heroes of our time". Gates masuk dalam daftar orang terkuat Sunday Times tahun 1999, dijuluki CEO tahun ini oleh majalah Chief Executive Officers tahun 1994, menempati peringkat pertama dalam daftar "Top 50 Cyber Elite" oleh Time tahun 1998, peringkat kedua di Upside Elite 100 tahun 1999 dan disebutkan oleh The Guardian dalam daftar "Top 100 influential people in media" tahun 2001.[82]
Pada tahun 1994, ia mendapat penghormatan sebagai Distinguished Fellow ke-20 di British Computer Society. Gates telah menerima gelar doktorat penghormatan dari Nyenrode Business Universiteit, Breukelen, Belanda, pada tahunn 2000;Royal Institute of Technology, Stockholm, Swedia pada tahun 2002; diundang pada tahun 2003 untuk menyampaikan ceramah intisari  di hadapan Golden Jubilee of theIndian Institute of Technology yang diadakan di San Jose, California ; Waseda University, Tokyo, Jepang pada tahunn 2005; Tsinghua University, Beijing, Cina, pada bulan April 2007; Harvard University pada bulan Juni 2007; Karolinska Institutet, Stockholm, pada bulan Januari 2008, dan Camridge University pada bulan Juni 2009. Ia juga dijadikan sebagai anggota kehormatan Peking University pada tahun 2007. Gates juga diberikan gelar kehormatan Knight Commander of the Order of the British Empire (KBE) oleh Ratu Elizabeth IIpada tahun 2005. Para entomolog juga memberi nama bunga kembang Bill Gates, Eristalis gatesi, sebagai tanda penghormatan.
Pada November 2006, ia dan istrinya diberi penghargaan Order of the Aztec Eagle atas aktivitas filantropi mereka di seluruh dunia dalam bidang kesehatan dan pendidikan, terutama di Meksiko, dan tepatnya pada program "Un país de lectores". Pada Oktober 2009, diumumkan bahwa Gates diberi penghargaan 2010 Bower Award for Business Leadership dari The Franklin Institute atas pencapaiannya dalam bisnis dan aktivitas filantropinya. Pada tahun 2010, ia memperoleh Silver Buffalo Award dari Boy Scouts of America, penghargaan tertinggi untuk orang dewasa, atas jasanya kepada para pemuda. 

Bill Gates di Forum Ekonomi Dunia Davos, 2007
Lahir
William Henry Gates III
28 Oktober 1955 (umur 55)
Seattle, Washington, Amerika Serikat
Tempat tinggal
Medina, Washington, Amerika Serikat
Kewarganegaraan
Amerika Serikat
Pekerjaan
Tahun aktif
1975–sekarang
Kekayaan bersih
▲US$59 miliar (2011)[1]
Agama
Agnostik
Pasangan
Melinda Gates (m. 1994–present)
Anak
3
Orang tua
Tanda tangan
Situs web
William Henry "Bill" Gates III (lahir 28 Oktober 1955) adalah seorang tokoh bisnis,investor, filantropis, penulis asal Amerika Serikat, serta mantan CEO yang saat ini menjabat sebagai ketua Microsoft, perusahaan perangkat lunak yang ia dirikan bersamaPaul Allen. Ia menduduki peringkat tetap di antara orang-orang terkaya di dunia dan menempati peringkat pertama sejak 1995 hingga 2009, tidak termasuk 2008 ketika ia turun ke peringkat tiga. Selama karirnya di Microsoft, Gates pernah menjabat sebagai CEO dankepala arsitek perangkat lunak, dan masih menjadi pemegang saham perorangan terbesar dengan lebih dari 8 persen saham umum perusahaan Ia juga telah menulis beberapa buku.
Gates termasuk salah seorang pengusaha revolusi komputer pribadi terkenal di dunia. Meski ia dikagumi banyak orang, beberapa orang dalam industrinya[siapa?] mengkritik taktik bisnisnya yang dianggap anti-kompetitif, suatu opini yang didukung oleh pengadilan dalam beberapa kasus. Pada tahap-tahap akhir karirnya, Gates melakukan beberapa usaha filantropi dengan menyumbangkan sejumlah besar dana ke berbagai organisasi amal dan program penelitian ilmiah melalui Bill & Melinda Gates Foundation yang didirikan tahun 2000.
Gates mengundurkan diri sebagai pejabat eksekutif tertinggi Microsoft pada bulan Januari 2000. Ia masih menjabat sebagai ketua dan membentuk jabatan kepala arsitek perangkat lunak. Pada Juni 2006, Gates mengumumkan bahwa ia akan bekerja paruh waktu di Microsoft dan purna waktu di Bill & Melinda Gates Foundation. Ia secara bertahap melimpahkan semua pekerjaannya kepada Ray Ozzie, kepala arsitek perangkat lunak, danCraig Mundie, pejabat riset dan strategi tertinggi Microsoft. Hari kerja purna waktu terakhir Gates di Microsoft adalah 27 Juni 2008. Ia masih bekerja di Microsoft sebagai ketua non-eksekutif.



Kehidupan awal
Gates lahir di Seattle, Washington, dari pasangan William H. Gates, Sr. 

dan Mary Maxwell Gates yang merupakan keturunan bangsa Inggris, Jerman, dan Skot-Irlandia.

berikut biografi keduanya

 


William H. Gates, Sr., mengunjungi pusat perawatan Naz Foundation untuk anak-anak
Positif HIV ketika berkunjung ke India
Lahir
Pekerjaan
Pengacara (pensiun)
Pasangan
Anak
Kristianne Gates
Bill Gates
Libby Gates
Orang tua
William Henry Gates I
Lillian Elizabeth Rice
William Henry Gates, Sr. (lahir dengan nama William Henry Gates II pada 30 November 1925) adalah seorang jaksa, filantropis dan penulis buku Showing Up for Life: Thoughts on the Gifts of a Lifetime asal Amerika Serikat. Ia adalah ayah dari pendiri Microsoft, Bill Gates.
Penghargaan
§  Mendapat penghargaan Distinguished Eagle Scout Award yang mengakui kesuksesan bisnis dan sipilnya 25 tahun setelah memperoleh pangkat Eagle Scout sebagai seorang Pramuka.
§  Alumnus Kehormatan University of Washington School of Law, 1991
§  Penerima American Judicature Society Herbert Harley Award, 1992
§  Anggota Dewan Administrasi Hukum, Mahkamah Agung Negara Bagian Washington, 1993–1995
§  Presiden Seattle-King County Bar Association, 1969-1970
§  Presiden Washington State Bar Association, 1986–1987
§  Terdaftar di American Academy of Arts and Sciences, 2003
§  Memiliki gedung dengan nama dirinya di University of Washington School of Law, William H. Gates Hall, 2003
§  Pembicara Public Education Foundation di Edmonds-Woodway, 2004
§  Penerima Chi Psi Fraternity's Albert S. Bard Award atas kontribusinya terhadap kehidupan intelektual dan budaya masyarakat, 2010
Mary Maxwell Gates (lahir dengan nama Mary Maxwell  5 Juli 1929 – meninggal 10 Juni 1994pada umur 64 tahun) adalah seorang pebisnis asal Amerika Serikat. Gates berkerja selama 18 tahun (1975–1993) di dewan regensi University of Washington. Ia merupakan presiden wanita pertama United Way King County, wanita pertama yang mengetuai komite eksekutif United Way tempat ia bekerja bersama CEO IBM, John Opel, serta wanita pertama di dewan direktur First Interstate Bank of Washington. Putra Mary, Bill Gates, adalah pendiri pendamping Microsoft.
Keluarganya termasuk masyarakat menengah ke atas; ayahnya adalah pengacara ternama, ibunya menjabat sebagai anggota dewan direktur First Interstate BancSystem dan United Way, dan ayahnya, J. W. Maxwell, adalah presiden bank nasional. Gates memiliki seorang kakak bernama Kristi (Kristianne) dan seorang adik bernama Libby. Ia merupakan keturunan keempat dalam keluarganya, namun dikenal sebagai William Gates III atau "Trey" karena ayahnya menyandang akhiran "II". Pada awal kehidupannya, orang tua Gates mengharapkan ia berkarir di bidang hukum. Ketika Gates masih muda, keluarganya sering menghadiri gereja Kongregasi.[14][15][16]
Pada usia 13 tahun, ia bersekolah di Lakeside School, sebuah sekolah persiapan eksklusif di Seattle. Ketika ia kelas delapan, Mothers Club di sekolah memanfaatkan izin dari obral barang lama Lakeside School untuk membeli sebuah terminal Teletype Model 33 ASR dan sebagian waktu komputer menggunakan komputer General Electric (GE) untuk siswa sekolah. Gates tertarik memprogram sistem GE menggunakan BASIC, dan keluar dari kelas matematikanya untuk mengejar keinginannya. Ia menulis program komputer pertamanya di mesin ini, sebuah penerapan tic-tac-toe yang memungkinkan pengguna bermain komputer melawan komputer. Gates terpesona dengan mesin ini dan cara mesin mengeksekusi kode perangkat lunak dengan sempurna. Ketika ia mengenang kembali masa-masa itu, ia mengatakan, "Ada sesuatu yang pas dengan mesin tersebut." Setelah sumbangan Mothers Club habis, ia dan siswa lain menghabiskan waktu dengan mengerjakan beberapa sistem, termasuk minikomputer DEC PDP. Salah satu sistem tersebut adalah PDP-10 yang dimiliki oleh Computer Center Corporation (CCC), yang melarang empat siswa Lakeside—Gates, Paul Allen, Ric Weiland, dan Kent Evans—selama musim panas setelah mereka tertangkap mengeksploitasi bug di sistem operasi untuk memperoleh waktu komputer bebas.
Menjelang akhir masa larangan, keempat siswa ditawarkan untuk menemukan bug di perangkat lunak CCC dengan imbalan waktu komputer. Bukannya memakai sistem via Teletype, Gates pergi ke kantor CCC dan mempelajari kode sumber berbagai program yang berjalan di sistem tersebut, termasuk program dalam bahasa FORTRAN, LISP, dan bahasa mesin. Perjanjian dengan CCC ini berlanjut hingga 1970, ketika perusahaan ini bangkrut. Pada tahun berikutnya, Information Sciences, Inc. mempekerjakan empat siswa Lakeside tersebut untuk menulis program pembayaran gaji dalam bahasa COBOL dan memberi mereka waktu komputer dan royalti. Setelah pengurusnya sadar akan kemampuan pemrogramannya, Gates menulis program komputer sekolah untuk membuat jadwal kelas siswa. Ia memodifikasi kode sehingga ia ditempatkan di kelas-kelas yang didominasi perempuan. Ia kemudian menyatakan bahwa "sulit sekali menarik diri dari mesin yang mampu aku gunakan untuk mendemonstrasikan kesuksesan secara jelas." Pada usia 17 tahun, Gates dan Allen membentuk suatu usaha bersama bernama Traf-O-Data, untuk menciptakan penghitung lalu lintas berbasis prosesor Intel 8008. Pada awal 1973, Bill Gates bekerja sebagai pembantu kongres di Dewan Perwakilan Rakyat AS.
Gates lulus dari Lakeside School pada tahun 1973. Ia memperoleh nilai 1590 dari total 1600 pada ujian SAT dan berkuliah di Harvard College pada musim gugur 1973. Di Harvard, ia bertemu dengan Steve Ballmer, yang kelak menggantikan Gates sebagai CEO Microsoft.
Pada tahun keduanya, Gates merancang sebuah algoritma untuk penyortiran panekuk sebagai solusi atas satu dari serangkaian masalah yang belum terpecahkan dalam kelas kombinatorika oleh Harry Lewis, salah seorang profesornya. Solusi Gates memegang rekor sebagai versi tercepat selama 30 tahun;penggantinya justru lebih cepat satu persen saja. Solusinya kemudian diresmikan dalam bentuk cetakan bekerjasama dengan ilmuwan komputer Harvard, Christos Papadimitriou.
Gates tidak punya rencana belajar tetap ketika menjadi mahasiswa di Harvard dan menghabiskan banyak waktunya dengan menggunakan komputer sekolah. Gates masih berkomunikasi dengan Paul Allen, dan ia bergabung dengannya di Honeywell pada musim panas 1974. Pada tahun berikutnya, MITS Altair 8800 berbasis CPU Intel 8080 diluncurkan, dan Gates dan Allen melihat peluncurannya sebagai kesempatan untuk mendirikan perusahaan perangkat lunak komputer sendiri. Ia telah membicarakan keputusan ini bersama orang tuanya yang sangat mendukungnya setelah mereka melihat antusiasme Gates untuk mendirikan perusahaan.
MicrosoftMicrosoft Corporation (NASDAQ: MSFT, didirikan 1975), berkantor pusat di Redmond,Washington, Amerika Serikat, adalah perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia (dengan lebih dari 50.000 karyawan di berbagai negara, hingga Mei 2004).
Microsoft mengembangkan, membuat, melisensikan dan mendukung beragam jenis produksoftware untuk berbagai peralatan perkomputeran. Produknya yang paling terkenal adalah kelompok sistem operasi Microsoft Windows, yang telah ada di mana-mana dalam pasarkomputer desktop.
Strategi bisnis Microsoft yang agresif telah mengakibatkan beberapa penyelidikan pemerintah, termasuk tuntutan hukum federal pada tahun 1998 di mana Microsoft dinyatakan telah secara ilegal menggunakan kekuatan monopolinya untuk mengalahkan pesaingnya; melalui aksi banding dan negosiasi, Microsoft telah mengurangi pengaruh dari keputusan ini pada pengoperasian perusahaan dan status keuangannya
Microsoft.
Produk dan organisasi
Microsoft menjual beragam produk software. Banyak dari produk tersebut dikembangkan secara internal, misalnya Microsoft Basic. Beberapa produk dibeli dari pihak lain lalu dimerek ulang oleh Microsoft untuk distribusinya, seperti Microsoft Project, sebuah program manajemen projek; Visio, sebuah program pentabelan; DoubleSpace; Virtual PC yang dibeli dari Connectix; dan bahkan MS-DOS sendiri, yang menjadi awal kesuksesan Microsoft dalam dunia pembuatan dan pemasaran perangkat lunak.
Pada bulan April 2002, Microsoft diorganisasi-ulang menjadi tujuh unit bisnis utama,yaitu:
§  Windows Client (mengelola client, server dan sistem operasi bernama Microsoft Windows)
§  Information Worker (mengelola produk software perkantoran)
§  Microsoft Business Solutions (mengelola jasa bisnis dan aplikasi proses)
§  Server and Tools (mengelola perangkat pengembangan dan software server yang terintegrasi)
§  Mobile and Embedded Devices (mengelola palmtop dan jasa telepon)
§  MSN (mengelola jasa berbasis-web)
§  Home and Entertainment (mengelola hardware dan software konsumen)
Ada pula Unit Bisnis Macintosh yang menjadikan Microsoft pengembang software Macintosh terbesar di luar Apple sendiri.

MITS Altair 8800 Computer dengan sistem cakram flopi 8-inci (200 mm)
Setelah membaca Popular Electronics edisi Januari 1975 yang mendemonstrasikan Altair 8800, Gates menghubungi Micro Instrumentation and Telemetry Systems (MITS), pencipta mikrokomputer baru tersebut, untuk memberitahu mereka bahwa ia dan teman-temannya sedang mengerjakan penerjemah BASIC untuk digunakan sebagai platformnya.Kenyataannya, Gates dan Allen tidak memiliki komputer Altair dan belum menulis sebarispun kode BASIC; mereka hanya ingin membuat MITS tertarik. Presiden MITS Ed Roberts setuju menemui mereka untuk melihat demonya, dan dalam kurun beberapa minggu mereka mengembangkan emulator Altair yang beroperasi di sebuah minikomputer, dan kemudian penerjemah BASIC. Demonstrasi yang diadakan di kantor MITS di Albuquerque tersebut berhasil dan menghasilkan kesepakatan dengan MITS untuk mendistribusikan penerjemah ini dengan nama Altair BASIC. Paul Allen dipekerjakan di MITS, dan Gates absen dari Harvard untuk bekerja bersama Allen di MITS di Albuquerque pada November 1975. Mereka menamai kemitraan mereka "Micro-Soft" dan mendirikan kantor pertamanya di Albuquerque.Satu tahun berikutnya, tanda penghubung pada namanya dihapus, dan pada 26 November 1976, nama dagang "Microsoft" didaftarkan di Kementerian Luar Negeri New Mexico.Gates tidak pernah kembali ke Harvard untuk menyelesaikan studinya.
BASIC Microsoft dikenal oleh para penggemar komputer, namun Gates kemudian menemukan bahwa salinan pra-pasarnya telah bocor ke masyarakat dan terus disalin dan didistribusikan secara luas. Pada Februari 1976, Gates menulis Open Letter to Hobbyists di surat berita MITS yang menyatakan bahwa MITS tidak boleh terus memproduksi, mendistribusikan, dan mempertahankan perangkat lunak berkualitas tinggi tanpa membayarnya. Surat ini disambut dingin oleh banyak penggemar komputer, namun Gates mempertahankan keyakinannya bahwa para pengembang perangkat lunak harus mampu meminta bayaran. Microsoft terbebas dari MITS pada akhir 1976, dan perusahaan ini terus mengembangkan perangkat lunak bahasa pemrograman untuk berbagai sistem. Perusahaan ini pindah dari Albuquerque ke kanor barunya di Bellevue, Washington pada 1 Januari 1979.
Pada tahun-tahun awal Microsoft, semua karyawan punya tanggung jawab besar atas bisnis perusahaan. Gates mengawasi rincian bisnis dan juga menulis kode. Pada lima tahun pertama, Gates secara pribadi meninjau setiap baris kode yang dikirimkan perusahaan, dan sering menulis ulang beberapa bagian kode agar terlihat pas.
Kemitraan dengan IBM
Pada tahun 1980, IBM membujuk Microsoft untuk menulis penerjemah BASIC untuk komputer pribadi mereka selanjutnya, IBM PC. Ketika perwakilan IBM menyebutkan bahwa mereka butuh sebuah sistem operasi, Gates memberi rujukan kepada Digital Reserach (DRI), pembuat sistem operasi CP/M yang banyak digunakan pada masa itu. Diskusi IBM dengan Digital Research tidak membuahkan hasil, dan mereka tidak mencapai persetujuan lisensi. Perwakilan IBM Jack Sams menyebutkan kesulitan izin lisensi pada pertemuan selanjutnya dengan Gates dan memintanya untuk mencari sebuah sistem operasi yang layak. Beberapa minggu kemudian Gates berencana menggunakan 86-DOS (QDOS), sebuah sistem operasi mirip CP/M yang dibuatkan perangkat lunaknya oleh Tim Paterson dari Seattle Computer Products(SCP) sama seperti PC. Microsoft membuat persetujuan dengan SCP untuk menjadi agen lisensi eksekutif, dan kemudian pemilik mutlak 86-DOS. Setelah mengadaptasi sistem operasi untuk PC, Micrsofot mengirimkannya ke IBM dalam bentuk PC-DOS dengan imbalan bayaran $50.000. Gates tidak menawarkan pemindahan hak cipta sistem operasi ini, karena ia yakin produsen perangkat lunak lain akan meniru sistem IBM.Mereka benar, dan penjualan MS-DOS menjadikan Microsoft pemain utama dalam industri komputer.
Gates mengawasi restrukturisasi perusahaan Microsoft pada 25 Juni 1981 yang menggabungkan kembali perusahaan di negara bagian Microsoft dan menjadikan Gates Presiden dan Ketua Dewan Microsoft.


Windows
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluargasistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis.
Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
Sejarah Singkat Windows
Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri - X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).
Microsoft meluncurkan versi ritel pertama Microsoft Windows pada 20 November 1985, dan pada bulan Agustus, perusahaan ini mencapai persetujuan dengan IBM untuk mengembangkan sistem operasi terpisah bernama OS/2. Meski kedua perusahaan ini berhasil mengembangkan versi pertama dari sistem ini, perbedaan kreativitas merusak kerjasama ini. Gates mengeluarkan memo internal pada 16 Mei 1991 yang mengumumkan bahwa kerjasama OS/2 berakhir dan Microsoft mengalihkan operasinya ke pengembangan kernel Windows NT.[38]
Gaya manajemen
Sejak pendirian Microsoft tahun 1975 hingga 2006, Gates mempunyai tanggung jawab besar terhadap strategi produk perusahaan. Ia secara agresif memperluas jajaran produk perusahaan, dan ketika Microsoft berhasil mendominasi pasar ia mempertahankannya sekuat tenaga. Ia mendapat reputasi sebagai orang yang menjauhkan diri dari sekitarnya; pada awal 1981 seorang eksekutif industri mengeluh kepada masyarakat bahwa "Gates terkenal karena tidak bisa dihubungi melalui telepon dan tidak membalas panggilan telepon."
Sebagai seorang eksekutif, Gates secara rutin bertemu dengan manajer senior dan manajer program Microsoft. Beberapa pengakuan langsung dari rapat ini menyebutkan Gates sebagai orang yang menyerang dengan kata-kata, memarahi manajer karena mengetahui ada lubang ada strategi bisnis atau proposal mereka yang menempatkan rencana jangka panjang perusahaan di ujung tanduk. Ia sering memotong presentasi dengan komentar seperti, "Itu hal terbodoh yang pernah aku dengar!" dan, "Lebih baik kamu mengembalikanopsimu dan bergabung dengan Korps Perdamaian." Target kemarahannya adalah mempertahankan proposal serinci-rincinya hingga Gates yakin sepenuhnya. Ketika bawahannya terlihat menunda-nunda pekerjaannya, Gates dikenal mengutarakan kata-kata sarkastik, "Biar aku saja yang mengerjakannya akhir minggu nanti."
Sebagian besar peran Gates di Microsoft hanya menangani manajemen dan tugas eksekutif. Meski begitu, ia adalah pengembang perangkat lunak aktif pada tahun-tahun awalnya, terutama pada produk bahasa pemrograman Microsoft. Ia juga secara tidak resmi menjadi bagian dari tim pengembang sejak mengerjakan TRS-80 Model 100 dan juga menulis kode pada akhir 1989 yang diikutsertakan dalam produk-produk perusahaan. Pada 15 Juni 2006, Gates mengumumkan bahwa ia akan menghentikan pekerjaan hariannya selama dua tahun berikutnya untuk memfokuskan diri pada aktivitas filantropi. Ia membagi tugasnya kepada dua orang penggantinya, yaitu Ray Ozzie pada manajemen harian dan Craig Mundie pada strategi produk jangka panjang.





Litigasi antipercaya
Bill Gates menyampaikan deposisinya di Microsoft pada 27 Agustus 1998
Banyak keputusan yang menjurus pada litigasi antipercaya terhadap praktik bisnis Microsoft disetujui oleh Gates. Pada kasus United States v. Micrsofot tahun 1998, Gates memberikan pengakuan deposisi bahwa beberapa jurnalis selalu menghindar. Ia berdebat dengan penyidikDavid Boies tentang arti kontekstual dari kata-kata seperti "compete" (bersaing), "concerned" (mengkhawatirkan) dan "we" (kami/kita).BusinessWeek melaporkan:
Putaran pertama deposisi menunjukkan Gates memberikan jawaban tidak jelas dan mengatakan 'Aku tidak ingat,' beberapa kali sampai-sampai hakim tertawa kecil. Buruknya, banyak penolakan dan ketidaktahuan kepala teknologi ini dibantah oleh jaksa dengan menampilkan bagian-bagian surel yang dikirim dan diterima Gates.
Gates kemudian mengatakan bahwa ia perlu melawan upaya-upaya Boies untuk menyalahartikan kata-kata dan tindakannya. Sesuai kelakuannya ketika deposisi, ia mengatakan, "Apakah aku mengelak dari pertanyaan Boies? ... Aku mengaku bersalah. Segala hukuman terhadapku harus ditarik: ketidaksopanan terhadap Boies harus diutamakan." Meski Gates menolak, hakim menyatakan bahwa Microsoft telah melakukan monopolisasi dan pengikatan, dan menghambat persaingan, serta melanggar Sherman Antitrust Act.
Kemunculan di iklan
Gates muncul di beberapa iklan yang mempromosikan Microsoft pada tahun 2008. Iklan pertama, juga dibintangi Jerry Seinfeld, adalah percakapan 90 detik ketika Seinfeld berjalan di depan toko sepatu diskon (Shoe Circus) di sebuah mal dan melihat Gates membeli sepatu di toko tersebut. Si penjual berusaha menjual sepatu yang ukurannya lebih besar satu nomor kepada Gates. Ketika Gates membayarnya, ia memegang kartu diskonnya yang menampilkan versi suntingan foto wajahnya ketika ditangkap di New Mexico pada tahun 1977 akibat pelanggaran lalu lintas. Ketika mereka berdua berjalan keluar mal, Seinfeld bertanya kepada Gates apakah ia telah menyatukan pikirannya dengan para pengembang lain, setelah dijawab ya, ia bertanya lagi apakah mereka bekerjasama untuk membuat komputer yang bisa dimakan, dan Gates menjawab ya. Beberapa orang mengatakan bahwa iklan ini merupakan penghormatan atas acara Seinfeld yang "biasa-biasa saja" (Seinfeld). Pada iklan kedua, Gates dan Seinfeld menginap di rumah sebuah keluarga kelas menengah dan mencoba menyesuaikan diri dengan orang-orang biasa.
Pasca-Microsoft
Sejak meninggalkan Microsoft, Gates melanjutkan aktivitas filantropinya dan, di antara proyek-proyek lain, membeli hak video serialMessenger Lectures berjudul The Character of Physical Law, disampaikan di Cornell University oleh Richard Feynman pada tahun 1964 dan direkam oleh BBC. Video-video tersebut tersedia untuk umum secara daring di Project Tuva Microsoft.
Pada April 2010, Gates diundang untuk mengunjungi dan menyampaikan ceramah di Massachusetts Institute of Technology. Ia meminta mahasiswa untuk menangani masalah-masalah besar dunia yang akan mereka alami di masa depan.
[sunting]Kehidupan pribadi
Bill dan Melinda Gates, Juni 2009
Gates menikahi Melinda French pada 1 Januari 1994. Mereka dikaruniai tiga orang anak: Jennifer Katharine Gates (lahir 1996), Rory John Gates (lahir 1999), dan Phoebe Adele Gates (lahir 2002). Rumah keluarga Gates merupakan sebuah rumah bawah tanah di sisi sebuah bukit yang menghadap Lake Washington di Medina. Menurut catatan publik King County, pada 2006 nilai total properti (tanah dan rumah) keluarga Gates adalah $125 juta, dan pajak properti setiap tahunnya sebesar $991.000.
Rumah seluas 66.000 ft² (6,100 m²) ini memiliki kolam renang seluas 60-kaki (18 m) dengan sistem musik bawah air, serta gimnasium seluas 2.500 ft² (230 m²) dan ruang makan seluas 1.000 ft² (93 m²).
Termasuk di antara akuisisi pribadi Gates adalah Codex Leicester, yaitu koleksi tulisanLeonardo da Vinci, yang dibeli Gates senilai $30,8 juta melalui pelelangan tahun 1994.Gates juga dikenal sebagai seorang kutu buku, dan langit-langit perpustakaan besar di rumahnya dipenuhi ukiran kutipan dari The Great Gatsby. Ia juga senang bermain kartu bridge, tenis, dan golf.
Gates pernah menempati peringkat pertama pada daftar Forbes 400 sejak 1993 hingga 2007 dan peringkat satu pada daftar The World's Richest People Forbes sejak 1995 hingga 2007 dan 2009. Pada 1999, kekayaan Gates pernah melewati angka $101 miliar, akibatnya media menyebutnya sebagai "centibillionaire". Sejak 2000, jumlah nominal sahamnya di Microsoft menurun karena jatuhnya harga saham Microsoft setelah pecahnya gelembung dot-com dan sumbangan multi-miliar dolar kepada berbagai yayasan amal. Pada wawancara bulan Mei 2006, Gates berkomentar bahwa ia bukanlah orang terkaya di dunia karena ia tidak suka perhatian yang muncul akibat gelar tersebut.Gates memiliki beberapa investasi di luar Microsoft yang pada 2006 menggajinya sebesar $616.667 serta bonus $350.000 sehingga totalnya mencapai $966.667. Ia mendirikan Corbis, sebuah perusahaan gambar digital, pada tahun 1989. Pada tahun 2004 ia menjadi direkturBerkshire Hathaway, perusahaan investasi yang diketuai oleh sahabat lamanya, Warren Buffett. Pada Maret 2010, Bill Gates menempati peringkat kedua sebagai orang terkaya di dunia setelah dikalahkan Carlos Slim.
Filantropi
Gates (kedua dari kanan) bersama Bono, Ratu Rania dari Yordania, mantan Perdana Menteri Britania Raya Gordon Brown, Presiden Umaru Yar'Adua dari Nigeria dan peserta lain dalam 'Call to Action on the Millennium Development Goals' pada Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia208 di Davos, Swiss
Gates mulai menghargai harapan masyarakat terhadapnya ketika opini publik terus menyatakan bahwa Gates mampu menyumbangkan sebagian kekayaannya untuk amal. Gates mempelajari karya Andrew Carnegie dan John D. Rockefeller, dan pada 1994 ia menjual sebagian sahamnya di Microsoft untuk mendirikan William H. Gates Foundation. Pada tahun 2000, Gates dan istrinya menggabungkan tiga yayasan keluarga menjadi satu dan membentuk yayasan amal Bill & Melinda Gates Foundation, yang saat ini merupakan yayasan amal yang beroperasi secara transparan terbesar di dunia. Yayasan ini mengizinkan para donatur mengakses informasi tentang bagaimana uang yayasan dikeluarkan, tidak seperti organisasi amal besar lainnya seperti Wellcome Trust.Kedermawanan dan filantropi luas David Rockefeller telah diakui sebagai pengaruh besar yayasan ini. Gates dan ayahnya bertemu dengan Rockefeller beberapa kali dan mencontoh sebagian cara penyalurannya pada fokus filantropi keluarga Rockefeller, terutama masalah-masalah global yang diabaikan oleh pemerintahan dan organisasi lain. Pada tahun 2007, Bill dan Melinda Gates merupakan filantropis paling dermawan kedua di Amerka Serikat, dengan sumbangan untuk amal sebanyak $28 miliar.
Pada saat yang sama yayasan ini dikritik karena menginvestasikan aset yang belum didistribusikan dengan tujuan eksklusif memaksimalkanpulangan investasi. Akibatnya, investasi mereka meliputi perusahaan-perusahaan yang dituduh memperburuk kemiskinan di negara-negara berkembang yang justru keberadaannya berusaha dikurangi oleh yayasan ini. Investasi mereka meliputi perusahaan-perusahaan yang banyak menghasilkan polusi, dan perusahaan farmasi yang tidak menjual produk-produknya ke negara berkembang. Sebagai tanggapan atas kritik pers, pada 2007 yayasan ini mengumumkan peninjauan atas semua investasinya untuk menilai tanggung jawab sosialnya.Yayasan ini kemudian membatalkan peninjauan dan mempertahankan kebijakan investasi untuk pulangan maksimal, dan menggunakan hak suara untuk mempengaruhi praktik perusahaan.
Istri Gates mengajak masyarakat untuk belajar dari usaha-usaha filantropi keluarga Salwen, yang menjual rumahnya dan menyumbangkan setengah nilainya, sebagaimana disebutkan dalam buku The Power of Half. Gates dan istrinya mengundang Joan Salwen ke Seattle untuk membicarakan tentang hal-hal yang dilakukan oleh keluarga tersebut, dan pada 9 Desember 2010, Gates, investor Warren Buffett, danMark Zuckerberg (CEO Facebook) menandatangani janji yang mereka sebut "Gates-Buffet Giving Pledge". Isinya adalah mereka berjanji untuk menyumbangkan setengah kekayaan mereka untuk amal secara bertahap.
[sunting]Penghargaan
Pada tahun 1987, Gates secara resmi dinyatakan sebagai seorang miliarder dalam halaman 400 Richest People in America majalah Forbes, beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-32. Sebagai miliarder usaha sendiri termuda di dunia, kekayaannya mencapai $1,25 miliar, $900 juta lebih banyak daripada tahun sebelumnya, ketika ia masuk pertama kalinya dalam daftar ini.
Majalah Time menamai Gates sebagai satu dari 100 orang paling berpengaruh pada abad ke-20, serta satu dari 100 orang paling berpengaruh tahun 2004, 2005, dan 2006. Time juga secara kolektif menamai Gates, istrinya Melinda dan penyanyi utama U2 Bono sebagaiPersons of the Year 2005 atas upaya kemanusiaan mereka. Pada tahun 2006, ia menempati peringkat kedelapan dalam daftar "Heroes of our time".Gates masuk dalam daftar orang terkuat Sunday Times tahun 1999, dijuluki CEO tahun ini oleh majalah Chief Executive Officers tahun 1994, menempati peringkat pertama dalam daftar "Top 50 Cyber Elite" oleh Time tahun 1998, peringkat kedua di Upside Elite 100 tahun 1999 dan disebutkan oleh The Guardian dalam daftar "Top 100 influential people in media" tahun 2001.
Pada tahun 1994, ia mendapat penghormatan sebagai Distinguished Fellow ke-20 di British Computer Society. Gates telah menerima gelar doktorat penghormatan dari Nyenrode Business Universiteit, Breukelen, Belanda, pada tahunn 2000; Royal Institute of Technology, Stockholm, Swedia pada tahun 2002; diundang pada tahun 2003 untuk menyampaikan ceramah intisari  di hadapan Golden Jubilee of theIndian Institute of Technology yang diadakan di San Jose, California ; Waseda University, Tokyo, Jepang pada tahunn 2005; Tsinghua University, Beijing, Cina, pada bulan April 2007; Harvard University pada bulan Juni 2007; Karolinska Institutet, Stockholm, pada bulan Januari 2008, dan Cambridge University pada bulan Juni 2009. Ia juga dijadikan sebagai anggota kehormatan Peking University pada tahun 2007. Gates juga diberikan gelar kehormatan Knight Commander of the Order of the British Empire (KBE) oleh Ratu Elizabeth IIpada tahun 2005. Para entomolog juga memberi nama bunga kembang Bill Gates, Eristalis gatesi, sebagai tanda penghormatan.
Pada November 2006, ia dan istrinya diberi penghargaan Order of the Aztec Eagle atas aktivitas filantropi mereka di seluruh dunia dalam bidang kesehatan dan pendidikan, terutama di Meksiko, dan tepatnya pada program "Un país de lectores". Pada Oktober 2009, diumumkan bahwa Gates diberi penghargaan 2010 Bower Award for Business Leadership dari The Franklin Institute atas pencapaiannya dalam bisnis dan aktivitas filantropinya. Pada tahun 2010, ia memperoleh Silver Buffalo Award dari Boy Scouts of America, penghargaan tertinggi untuk orang dewasa, atas jasanya kepada para pemuda.